Foto: Getty Images

Pedrosa Akui Penampilannya di Misano Bukan yang Terbaik

pedrosa-getty images

Foto: Getty Images

MISANO, suaramerdeka.com - Meski sukses mendapatkan podium ketiga di GP San Marino, Dani Pedrosa mengaku, penampilannya di Misano bukanlah yang terbaik. Pasalnya, pebalap Repsol Honda itu mengawalinya dengan sangat buruk.

“Secara umum hari ini bukanlah balapan terbaik saya. Saya memulai dengan buruk di dua tikungan pertama karena saya terjepit sehingga saya tak bisa bergerak. Saya butuh waktu untuk melewati pebalap-pebalap Ducati dan setelah menyalip mereka saya kesulitan mengontrol motor. Saya berusaha melakukan yang terbaik dan Dovi terus membuntuti saya, jadi saya harus bertarung dengannya,” ungkap Pedrosa di situs resmi MotoGP.

Mengawali lomba pada Minggu (14/9) dari posisi kelima Pedrosa harus menghadapi pertarungan sengit dengan dua rider Ducati, Andrea Iannone (Pramac Racing) dan Andrea Dovizioso (Ducati Team), pada awal balapan. Pada saat yang bersamaan, tiga pebalap terdepan (Valentino Rossi, Marc Marquez, dan Jorge Lorenzo) melesat.

Pedrosa akhirnya bisa melewati Iannone dan Dovizioso. Namun, dia terus menghadapi tekanan dari Dovizioso di sisa lomba, khususnya di lap-lap terakhir. Jatuhnya Marquez di lap kesepuluh ikut menaikkan posisi Pedrosa, yang akhirnya finis di posisi ketiga. Ini adalah podium kesembilan Pedrosa dari 13 seri yang sudah digelar musim ini.

“Saya melihat Marc crash dan saya berusaha keras. Saya tak punya feeling terbaik dan saya berjuang keras. Saya berjuang agar tetap di depan Dovizioso karena dia bisa menyamai catatan waktu saya. Saya tahu bagaimana Andrea membalap, jadi saya siap menghadapi serangannya di lap-lap terakhir. Ini bukan hasil terbaik, tapi Yamaha memang lebih bagus akhir pekan ini dan kami menantikan balapan berikutnya di Aragon. Saya menyukai treknya dan Honda biasanya meraih hasil bagus,” katanya.

Dengan hasil ini, Pedrosa masih menempati posisi kedua di klasemen pebalap dengan 215 poin. Dia tertinggal 74 poin dari Marquez yang berada di urutan teratas.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments