Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pebalap Solo Buru Poin Terbanyak di Tegal

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Dua pembalap Solo memburu gelar juara pada Kejurprov Balap Sepeda Usia Dini Seri 3 di Tegal, Minggu (11/12). Keduanya, Saputro Reno Wijayanto dan Shindu Ardiyanto bertekad menjadi pengumpul poin terbanyak pada seri terakhir kejuaraan yang Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng tersebut.

“Shindu mengantongi nilai tertinggi, 35 poin dari dua seri sebelumnya di kelas BMX under 14 tahun (U14). Lalu Reno untuk sementara mengemas total 15 poin di kelas road bike pemula putra,” kata pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo, Agus Sadiyanto, Jumat (9/12).

Dia menambahkan, atlet-atlet tersebut berpeluang untuk menembus tiga besar dalam klasemen akhir balapan di Tegal. Bahkan Shindu yang masih duduk di bangku kelas tiga SMPN 10 Surakarta, punya kans besar untuk mengukuhkan posisinya di puncak dari tiga seri ajang adu kebut memperebutkan Piala Ketua Umum ISSI Jateng tersebut.

“Sebenarnya Shindu juga turun di lintasan road bike juga, tetapi raihan poinnya di nomor itu tidak terlalu banyak,” tambah Agus.

Sementara itu seorang lagi pembalap Solo, Andriyan Hidayat bakal bersaing dalam kejurnas tanjakan Ultra Milk-PR Trophy XXXVII di Bandung, Sabtu (10/12). Atlet muda yang akrab disapa Dayat tersebut membidik gelar juara pada kejuaraan tanjakan Gunung Tangkubanperahu yang dulu dikenal sebagai Alpen Trophy itu.

“Pada ajang yang sama tahun lalu, Dayat menjadi runner up kelas yunior putra. Maka pada tahun ini, dia berpeluang besar untuk menjadi yang tercepat di Alpen Trophy,” tutur Agus.

Tak hanya dua ajang berbeda itu saja yang akan diikuti para pembalap Kota Bengawan. Setelah rampung balapan di Tegal dan Bandung, rencananya tiga atlet Kota Bengawan tersebut langsung bergeser ke Bekasi.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments