Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Pebalap Sepeda Usia Dini Solo Raih Emas dan Perunggu Kejuaraan Tegal

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Para pembalap sepeda usia dini Solo memenuhi janji untuk membawa pulang medali dari kejuaraan di Tegal, Minggu (4/9). Sekeping medali emas dan satu perak diraih pembalap Pengkot Ikatan Sport Indonesia (ISSI) Surakarta dari arena ajang adu kebut memperebutkan Trofi Ketua Pengprov ISSI Jateng tersebut.

”Medali emas direbut Shindu Ardiyanto dari lintasan BMX kelompok umur 13-14 tahun (U13-14). Sedangkan medali perunggu disabet Saputro Reno Wijayanto di nomor road bike U15-16,” kata pelatih Pengkot ISSI Solo Agus Sadiyanto, Senin (5/9).

Pada kejuaraan seri pertama yang diselenggarakan di jalan lingkar utara (Jalingkut) Tegal tersebut, Shindu juga turut bersaing di lintasan <I>road bike<P>. Namun siswa SMPN 10 Surakarta itu hanya finish di urutan empat dalam balapan di nomor jalan raya itu. Banyaknya peserta dari berbagai daerah, termasuk luar dari luar Jateng, membuat persaingan adu kebut tersebut berlangsung sangat ketat.

Sebenarnya, ISSI Kota Bengawan tida hanya mengirimkan dua atlet. Total pembalap usia dini diturunkan untuk mencari pengalaman dalam kejuaraan tersebut. Selain Shindu dan Reno, dua pembalap cilik lain yang bersaing yakni Pratama Abi Putra (KU13-14) dan Alfin Al Maliki (KU9-10). Keduanya turun di nomor BMX. ”Hasilnya, Abi mencapai finish di urutan empat. Tetapi Abi terlempar dari lima besar, meski dia juga mampu menembus garis finish,” tutur Agus.

Hasil kejuaraan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan atlet-atlet cilik Kota Bengawan. Agus yang juga pelatih pelatda tim PON Jateng menambahkan, progres performa itu secara bertahap akan terus diasah sehingga potensi para pembalap-pembalap usia dini yang ditanganinya dapat terus berkembang.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments