Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Pebalap PPLP Lahap Rute-rute Tanjakan

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Para atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Balap Sepeda Jateng sering melahap jalur-jalur tanjakan dalam program latihannya sejak awal 2016.

Porsi rute-rute terjal tersebut diintensifkan karena mereka disiapkan menghadapi lomba adu kebut Solo-Candi Sukuh yang berada di kawasan Ngargoyoso, Karanganyar.

“Saya belum tahu secara detail, kelas-kelas lombanya. Tetapi informasinya, kejuaraan di tanjakan Gunung Lawu itu akan digelar akhir Januari nanti. Jadi anak-anak saya siapkan berlatih di rute-rute tanjakan,” kata pelatih PPLP Balap Sepeda Jateng, Agus Sadiyanto, Kamis (21/1).

Pusat pendidikan yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo itu dihuni enam atlet. Mereka adalah Andriyan Hidayat dari Solo, Slamet Widodo (Sukoharjo) dan Muh Abdul Azis (Karanganyar) yang masuk klasifikasi yunior. Selain itu, Nur Fauzan (Tegal), Irfan Lutfi (Boyolali) dan Harun (Karanganyar), bisa bertarung di kelas pemula.

Tetapi pada kejuaraan-kejuaraan terbuka di tanjakan Gunung Lawu yang biasa digelar klub sepeda lokal Solo pada tahun-tahun lalu, kelas yunior dan pemula dijadikan satu kelompok, tetapi tetap dipisahkan dari kelas senior.

Agus mengungkapkan, anak-anak asuhnya rata-rata memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda satu sama lain di jalur tanjakan. Kendati demikian, persaingan ketat menghadapi rival-rivalnya mengharuskan para awak PPLP itu membuat perhitungan strategi yang matang guna menembus finish terdepan.

“Targetkan anak-anak finis di posisi terdepan pada kelas yunior. Mereka makin matang, setelah beberapa tahun digembleng di PPLP. Prestasi mereka juga bagus pada serangkaian lomba pada 2015 lalu,” tambah manajer PPLP Balap Sepeda Jateng, Pauls Kristono.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments