Foto; suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

PB PRSI Gelar Festival Akuatik Indonesia 2017

Foto; suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Foto; suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) bakal menggelar kejuaraan nasional (kejurnas) lima cabang olahraga sekaligus, yaitu renang, renang indah, loncat indah, polo air dan master. Kejurnas yang bertajuk “Festival Akuatik Indonesia 2017″ tersebut akan diselenggarakan selama 10 hari mulai 21 April – 1 Mei di Kolam Renang Jakabaring Aquatic Stadium, Palembang.

Sekjen PB PRSI Ali Patiwiri mengatakan, hampir seluruh pengurus provinsi (pengrov) bakal mengirim atlet terbaiknya pada Festival Akuatik tersebut. Selain itu, para atlet yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) proyeksi SEA Games 2017, juga ambil bagian.

“Kejurnas nanti bisa menjadi ajang promosi dan degradasi bagi atlet dan tim pelatnas, mengingat penetapan final atlet sebelum ke SEA Games akan diputuskan antara Mei dan Juni mendatang,” kata Ali Patiwiri di Jakarta, Senin (17/4).

Pada SEA Games Malaysia 2017, PRSI ditarget bisa membawa pulang lima keping emas dari renang, renang indah, loncat indah dan polo air.  Ali memastikan induk olahraga renang nasional tersebut siap memenuhi target itu. “Setelah koordinasi dengan pemerintah, dalam hal ini Satlak Prima dan KONI Pusat, kami ditarget lima emas dan Insyallah target itu bisa dipenuhi,” ungkapnya.

Mengenai Kejurnas di Palembang, rencananya akan dibuka langsung Menpora Imam Nahrawi. Dari lima cabang yang digelar, hanya master yang dibuka untuk umum. Peserta yang ambil bagian merupakan perenang yang berusia di atas 40 tahun.

Sejauh ini sudah ada beberapa mantan atlet yang mengonfirmasi keikutsertaannya, antara lain Richard Sambera dan Albert Sutanto. Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie dikabarkan juga ikut di kategori master. Sementara untuk renang, renang indah, loncat indah dan polo air diberlakukan kelompok umur, mulai U-9 hingga U-18.

Komisi Teknik Renang, Akbar Nasution mengatakan, peserta cabang renang mencapai 421 atlet dari 25 pengprov. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan Kejurnas sebelumnya yang hanya di bawah 300 peserta. “Pengprov yang ikut juga meningkat, biasanya 18-20 daerah, sekarang mencapai 25 provinsi. Kami berharap nanti akan muncul bibit-bibit andal dari event ini,” kata Akbar.

Sistem yang dipakai dalam pertandingan akan mengacu pada regulasi internasional. Pada final A, delapan perenang dengan catatan waktu terbaik, yakni peringkat 1-8 akan memperebutkan juara, sekaligus menjadi ajang seleksi untuk tim nasional. Untuk final B, delapan perenang terbaik, yakni peringkat 9-16 akan dipantau untuk perbaikan database nasional.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments