Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

PB Pertamina Kirim Atlet ke All England

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com – Tak hanya tim pelatnas bulu tangkis Cipayung yang dikirim mengikuti ajang All England 2015 di Birmingham, 3-8 Maret mendatang. Mantan jebolan pelatnas Indonesia, Nadya Melati juga akan mengadu nasib mengikuti turnamen bergengsi tersebut.

Nadya bakal berpasangan dengan Dian Fitriani di bawah klub PB Pertamina Fastron untuk kategori ganda putri. Duet senior-yunior ini akan melalui babak kualifikasi pada kejuaraan All England. Bagi Nadya (28), turnamen All England 2015 merupakan kesempatan kali kedua. Sebelumnya, pebulu tangkis kelahiran Jakarta ini pernah mengikuti turnamen di Negeri Ratu Elizabeth berpasangan dengan Vita Marissa pada 2012. Sedangkan Dian Fitriani (22), atlet kelahiran Magelang tersebut baru akan mencoba All England pada tahun sekarang.

Sesuai peraturan di All England, atlet yang berperingkat 1-50 dunia berhak tampil. Peluang itu dimanfaatkan Nadya/Dian karena saat ini menempati posisi 35 dunia versi BWF. Pasangan yang baru terbentuk satu tahun lalu tersebut optimistis bisa melalui babak kualifikasi dan melaju ke putaran final. Mereka menargetkan bisa finis di delapan besar, salah satu syarat tampil di Olimpiade 2016.

“Target pribadi kami finis delapan besar dan ternyata Pertamina sangat mendukung. Kami akan berusaha mencapai target dengan semangat pantang menyerah,” kata Nadya, diiyakan Dian saat ditemui di Gedung Pertamina, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (27/2).

Nadya mengaku siap memimpin Dian yang baru pertama akan tampil di All England. Dia berharap pasangannya tak grogi karena bisa membuyarkan konsentrasi. “Saya sudah beberapa kali ikut Super Series, tapi katanya di All England atomesfernya berbeda. Jadi saya akan berusaha supaya tidak grogi dan tetap fokus pada permainan,” ujar Dian.

Ketua PB Pertamina Fastron Andria Nusa mengemukakan, pihaknya berharap kepada Nadya dan Dian bisa menjaga kondisi fisik selama di Inggris. Apalagi, suhu di Birmingham terdeteksi masih berkisar di bawah 10 derajat. “Saya hanya berpesan agar anak-anak jaga kondisi dan lakukan recovery dengan baik. Sebelum tampil di turnamen, manfaatkan sparring dengan maksimal,” tutur Andria.

Menurut dia, mengirim Nadya/Dian merupakan keputusan yang tepat. Pihaknya ikut berkomitmen untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional, seperti bulu tangkis. “Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi atlet binaan PB Pertamina Fastron untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi, serta turut mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya.

(Arif M Iqbal/CN39)

Comments

comments