Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

PB Percasi Godok Pecatur Potensial

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com – PB Percasi terus menggodok sejumlah pecatur potensial agar mereka cepat mendapat gelar tertinggi. Salah satu caranya adalah menyertakan mereka dalam kejuaraan bertaraf internasional, seperti ajang Japfa Chess Festival 2017 di Jakarta.

Menurut Plt Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto, mengikutkan atlet ke ajang internasional tak harus pergi ke luar negeri. Jika di dalam negeri ada, maka pihaknya taksegan-segan merekomendasikan pecatur tersebut ikut bertanding.

Kebetulan, pada Japfa Chess Festival 2017 ada nomor pertandingan yang paling bergengsi, yakni turnamen international masters (IM). Dari Indonesia, PB Percasi memilih sejumlah nama yang dianggap cukup berpotensi.

Mereka adalah WGM Medina WardaAulia, FM Arif Abdul Hafiz, FM Jodi Setyaki, FM Yoseph Taher, FM Novendra Priasmoro dan FM Surya Wahyudi.

“Kecuali Medina, mereka semua bergelar FIDE Master. Mereka butuh norma IM agar segera menyandang gelar Internasional Master dan ke depan bisa menjadi Grand Master,” kata Utut Adianto usai pembukaan Japfa Chess Festival 2017 di Jakarta, Senin (15/5).

Para pecatur Indonesia ini perlu kerja keras untuk meraih norma IM. Sebab, lawan yang dihadapi berasal dari berbagai negara yang tentunya juga berkualitas.

Para atlet luar negeri yang tampil di turnamen tersebut, yakni IM Pascua Haridas (Filipina), WGM Deysi Cori Tello (Peru), IM Sagar Shah(India), IM Vo Thanh Ninh (Vietnam), WGM Mitra Hejazipour (Iran) dan IM Alina L’ami(Rumania). Rata-rata, mereka pernah jadi juara turnamen di negaranya masing-masing.

(Arif M Iqbal/CN39/SM Network)

Comments

comments