Foto: suaramerdeka.com / dok

PB JI Siap Sumbangkan Emas Asian Games

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PB JI) siap mempersembahkan medali emas pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Untuk mengejar target itu, PB JI akan menggembleng para atlet dengan diikutkan berbagai kejuaraan. Bahkan, induk cabang olahraga tarung bebas tersebut juga siap menggulirkan kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Ketua Umum PB JI Desi Albert Mamahit, sejumlah event yang disiapkan antara lain kejuaraan antarklub di Jakarta pada pertengahan Mei, lalu kejuaraan tingkat nasional di Batam pada Juli dan di Surabaya pada Agustus.

“Selain itu, kami juga akan mengundang atlet-atlet mancanegara pada kejuaraan tingkat internasional akhir tahun ini. Tempatnya belum ditentukan, antara Jakarta, Bali, Jogja atau Jawa Tengah. Kami ingin ada kejuaraan secara rutin tiap bulan karena ini juga sebagai persiapan menuju Asian Games 2018,” kata Mamahit usai dilantik sebagai ketua umum PB JI periode 2017-2021 oleh Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman di Jakarta, Selasa (9/5).

Mamahit belum bisa menetapkan target jumlah medali pada Asian Games mendatang. Pihaknya hanya optimistis bisa memberikan medali terbaik pada Merah Putih. “Untuk target, ya sekian emas, sekian perak. Kami belum cek berapanya, kami masih akan lihat berapa nomor yang dipertandingkan nanti. Kami akan menyiapkan atlet untuk terus diseleksi karena kami ingin atlet terbaik yang akan tampil di Asian Games,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, jujitsu merupakan olahraga beladiri asal Jepang yang dalam permainannya boleh menggunakan kaki dan tangan ketika menyerang lawan. Di Indonesia, olahraga tersebut baru berkembang dan belum dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

Mamahit berharap jujitsu dijadikan laga ekshibisi pada PON 2020 Papua, sehingga pada PON berikutnya bisa langsung diperlombakan. Sejauh ini sudah berdiri 24 pengurus provinsi (pengprov) di Indonesia dan PB JI menargetkan dalam waktu tak lama bisa berdiri di seluruh provinsi.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments