Foto: suaramerdeka.com / dok

PB Djarum Cari Atlet Bertalenta di Delapan Kota

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - PB Djarum kembali menggelar ajang pencarian bibit atlet bulu tangkis berbakat melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017?. Terdapat delapan kota yang akan disinggahi, yakni Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya dan Kudus.

Manager Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan mengemukakan, pihaknya tak hanya mencari atlet berbakat dan berpotensi saja, tetapi juga memiliki mental kuat untuk menjadi juara. ?Menurutnya, atlet dengan mentalitas juara sangat penting untuk meneruskan tradisi juara yang selama ini diukir klub asal Kudus tersebut.

“Pada audisi nanti, kami mencari atlet-atlet muda yang mampu menjadi penerus tongkat estafet tradisi juara untuk PB Djarum dan juga bagi bangsa Indonesia. Kriteria utamanya, mereka harus memiliki daya juang tinggi serta memiliki mentalitas juara,” kata Budi Darmawan didampingi legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata dan Fung Permadi pada konferensi pers Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017 di Jakarta, Senin (6/3).

Menurut dia, delapan kota yang akan disinggahi memiliki animo yang cukup besar. Pemilihan kota-kota tersebut juga didasari pertimbangan kemampuan menjangkau kota-kota lain di sekitarnya. “Diharapkan, masing-masing kota audisi dapat dijangkau dan diikuti oleh atlet-atlet muda di kota lain sekitarnya. Misalnya, atlet dari Medan bisa mengikuti audisi di Pekanbaru, atau atlet dari Gorontalo bisa ikut di Manado,” jelasnya.

Pelatih kepala PB Djarum Fung Permadi menambahkan, atlet yang dijaring pada tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika edisi sebelumnya terbagi dalam dua kelompok usia 13 tahun dan 15 tahun, kali ini diubah 11 tahun dan 13 tahun.

“Pertimbangannya, sekarang di PB Djarum begitu banyak atlet berusia 13 dan 15 tahun. Karena itu, kami mencari di bawahnya. Target utama yang kami inginkan adalah bisa menelurkan juara dunia yunior. Untuk bisa membuat seorang atlet juara dunia diperlukan waktu antara tujuh hingga delapan tahun,” jelasnya.

Guna memastikan kualitas terbaik yang didapatkan lewat audisi, PB Djarum akan menerjunkan tim pencari bakat yang dipimpin Christian Hadinata. Dia akan didampingi Liem Swie King, Haryanto Arbi, Sigit Budiarto dan sejumlah legenda lain.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments