Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Panjat Tebing, Menerobos Dominasi Jatim dan DKI

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

JIKA berkaca dari babak kualifikasi PON tahun lalu di Jawa Barat, dominasi DKI dan Jatim dalam cabang panjat tebing memang tidak terhindarkan. Hanya saja, satu catatan penting yang bisa digarisbawahi dalam seleksi atlet menuju pekan olahraga nasional itu, adalah Jateng dan Bali ternyata mampu menjadi pesaing hebat kedua daerah unggulan tersebut.

Jatim, DKI dan Jateng terus berada di kelompok tiga besar kategori speed tim, perorangan, boulder tim dan perorangan, serta lead tim putra dan putri. Hasil akhir, dari 18 nomor yang dipertandingkan, panjat tebing Jateng mampu meloloskan diri di 13 nomor dengan 29 atlet setelah meraih tiga medali emas, enam perak dan tiga perunggu.

Cabang ini memang menjadi salah satu harapan dari KONI Jateng. Bagaimana persiapan untuk berburu medali emas, perak dan perunggu di PON yang berlangsung 17 – 29 September 2016 di Jawa Barat? Hal ini akan diperbicangkan SMNetwork dalam Spirit PON Jateng secara live di TVKU, Kamis 28 Juli 2016.

Acara yang dimulai pukul 16.30 – 17.30 ini akan menghadirkan narasumber Ketua Bidang Pembinaan Prestasi FPTI Krisna Rano, manajer tim Purwandi AMd, pelatih Gustadi Awiyatno SE.

Menurut Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jateng, Iik Suryati Azizah SSos, MA, dengan 12 medali itu paling tidak ada harapan untuk ikut memberi andil kepada kontingen PON Jateng dalam perburuan medali emas, perak maupun perunggu. “Kalau dari target, kami dibebani empat medali emas. Mudah-mudahan tidak mengecewakan KONI,” katanya.

Di PON nanti, Jateng masih bertumpu kepada Indah Wati yang turun di nomor boulder perorangan putri, kemudian M Marsudin, Solihin, Temi Teli Lasa dan Sutrisno di nomor bopulder tim putra, serta Agustina Sari, Santi Weliyanti dan Aries Susanti Rahayu untuk nomor speed relay world record putri.

Namun bukan berari atlet lain terpaku pada catatan prestasinya. Dalam pelatda dan try out di sejumlah daerah yang dilakoni, para atlet memperlihatkan hasil yang positif. Ini artinya bisa saja mereka membuat kejutan nanti.

Kewaspadaan terhadap pesaing dengan tetap fokus pada PON wajib dilakukan jajaran FPTI Jateng. Pasalnya, selain Jatim dan dan DKI, ada pula tuan rumah Jabar yang memperlihatkan prestasi bagus akhir-akhir ini. “Selain faktor tuan rumah, Jabar mendatangkan sejumlah atlet luar daerah yang cukup bagus,” kata I’ik.

Bukan hanya itu, guna mempertahankan peringkat nasional sekaligus menguji hasil latihan, lima atlet Jabar Eka Bayu, David Leo, Riki Kiswani, Uji Ayu Sukmandiri dan Betty Nawafatus Yoga Nita mengikuti kejuaraan Nus-Black Diamond Boulderactive di Singapura, Juni lalu.

Sementara itu, Jatim bukan tinggal diam. Data prestasi yang diperlihatkan juga sangat bagus. Misalnya, lima alet (tiga putra dan dua putrid) Mei lalu di kirim ke kejuaraan dunia di Nanjing, China.

Di bagian putra ada Pandu Galar, Yulianto Abudzar, dan Sufriyanto Rindi, sedangkan di sektor putrid ada Purnamasari Ita Triana. Hasilnya juga tidak mengecewakan, mereka ada yang bertahan hingga babak perempat final dengan peringkat 10 dunia.

Fakta ini memperlihatkan, tugas para atlet Jateng tidak ringan. Persaingan bakal semakin ketat, sehingga memerlukan perjuangan ekstrakeras untuk mencapai keberhasilan.

Tim Panjat Tebing Jateng

Susanti Arpiyah (speed track perorangan putri), Aies Susanti Rahayu (speed world perorangan putri), Indah Wati (boulder peorangan putri), Alfian M Fajri (speed clasic peorangan putra), Temi Teli Lasa (lead peorangan putra), Sholihin (boulder perorangan putra), Santi Weliyanti dan Temi Teli Lasa (lead tim campuran), Temi Teli Lasa, M Marsudin, Waryani (lead tim putra), M Marsudin, Sholihin, Temi Teli Lasa, Sutrisno (boulder tim putra), Indah Wati, Santi Weliyanti, Susanti Arpiyah, Sudarti (boulder tim putri), Temi Teli Lasa, Sutrisno, Indah Wati, Susanti Arpiyah (boulder tim campuran), Sholihin, Asrul Sani, Alfian M Fajri (speed relay world record putra), Agustina Sari, Santi Weliyanti, Aries Susanti Rahayu (speed relay world record putri).

(I Nengah Segara Seni / CN26)

Comments

comments