Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Panjat Tebing Geser TC ke Kledung

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suara merdeka.com - Tim pelatda panjat tebing Jateng bergeser lokasi training camp (TC). Seusai beradu tangguh pada ajang Jateng Open pada awal Agustus lalu, 15 pemanjat pindah tempat latihan di Banyumas.

Cuma sepekan, kini para atlet yang disiapkan memperkuat tim Jateng dalam PON Jabar 2016 tersebut bakal bergeser markas latihan lagi.

“Besok (Kamis-red), anak-anak mulai bergerak untuk pindah ke daerah Kledung, perbatasan Temanggung dan Wonosobo. Kami akan berlatih di kawasan ketinggian itu hingga berangkat ke Bandung untuk bersaing di PON,” kata pelatih kepala pelatda panjat tebing Jateng, Triyanto Budi Santoso, Rabu (17/8).

Pria yang juga guru SMP 1 Tangen Sragen itu menjelaskan, pemindahan TC ke Kledung dengan pertimbangan kawasan tersebut berada ketinggian yang hampir sama dengan daerah Cikole, Lembang, yang akan digunakan arena panjat tebing PON. Ketinggiannya diperkirakan sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl).

“Di daerah yang lebih tinggi, biasanya oksigen lebih tipis. Maka kami akan biasakan dulu bagi para atlet untuk berlatih di tempat yang oksigennya juga tipis, yakni di Kledung,” ujar Budi.

Lokasi latihan bakal memanfaatkan rest area di wilayah tersebut. Sementara wall climbing untuk berlatih menggunakan bahan multipleks, kini sedang diselesaikan. Papan panjat segala nomor disiapkan untuk TC tersebut, yakni lead, speed dan boulder.

“Cuma satu sisi yang beda antara lokasi TC dan venue lomba PON nanti. Di Cikole, venue-nya berada di tengah hutan pinus. Tetapi ketinggian lokasinya hampir sama,” jelas Budi.

Kini, para atlet tersebut dalam progress perkembangan kondisi yang cukup bagus. Pada kejuaraan terbuka Jateng Open, 3-7 Agustus lalu, mereka merebut dua medali emas, sekeping perak dan dua perunggu.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments