BEREBUT BOLA: Pemain PSIS Yunior Prasojo (kedua kanan) tengah berebut bola dengan pemain Persik Kendal Yunior saat uji coba di Stadion Kebondalem, Kendal, Sabtu (18/3).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Organisasi Permainan Makin Solid

BEREBUT BOLA: Pemain PSIS Yunior Prasojo (kedua kanan) tengah berebut bola dengan pemain Persik Kendal Yunior saat uji coba di Stadion Kebondalem, Kendal, Sabtu (18/3).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

BEREBUT BOLA: Pemain PSIS Yunior Prasojo (kedua kanan) tengah berebut bola dengan pemain Persik Kendal Yunior saat uji coba di Stadion Kebondalem, Kendal, Sabtu (18/3).(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

KENDAL, suaramerdeka.com – Organisasi permainan PSIS Yunior makin solid. Pada laga uji coba melawan Persik Kendal Yunior di Stadion Kebondalem, Kendal, Sabtu (18/3), tim asuhan M Dofir mampu menunjukkan permaian cepat dan atraktif. Laga tersebut, dimenangi Mahesa Jenar Muda 1-0. Sebiji gol diciptakan oleh Prasojo di menit 82.

”Organisasi permaian makin baik dibanding uji coba pertama melawan PS Undip. Aliran bola dari lini belakang ke tengah lalu kepada penyerang secara prinsip sudah bagus. Mereka tahu di mana harus memperlambat permainan atau sebaliknya,” tutur M Dofir usai laga.

Namun, yang masih menjadi catatannya, barisan penyerangnya masih kurang berani berimprovisasi saat di jantung pertahanan lawan. Pada babak pertama, kendati menguasai permainan, pemainnya masih minim kreativitas. Sehingga serangan yang dibangun mudah dibaca lawan. Hal ini akan menjadi pekerjaan rumahnya di sisa waktu sebelum kick off melawan Persikas di Stadion Citarum, Minggu (26/3).

Mantan pelatih PSIS itu yakin, dia akan mendapatkan tim yang solid saat tampil perdana nanti. Manajer tim PSIS Yunior Iriawan Widadi menyebut secara permainan timnya tampil bagus. Namun, untuk memenangi pertandingan tak cukup hanya tampil cantik. Yang penting adalah gol sebagai penentu kemenangan.

”Anak-anak harus tampil berani di lapangan. Melawan Persik Kendal, kami banyak menciptakan serangan berbahaya namun minim peluang,” tandasnya.

Jalannya pertandingan kedua tim berlangsun dalam tempo cepat. Kendati hanya berlabel uji coba, Laskar Bahurekso Muda memberi perlawanan sengit kepada PSIS Yunior. Bahkan, tim besutan Abdul Khamid itu beberapa kali memperoleh peluang emas. Lebih menguasai permainan, Diko S dkk kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah yang tampil solid. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Usai rehat, M Dofir melakukan perubahan. Aliran serangan yang banyak mengandalkan dari sayap kanan/kiri di 45 menit pertama, diseimbangkan melalui tengah lapangan. Strategi ini berhasil. Prasojo memecah kebuntuan dengan memanfaatkan dengan baik umpan dari tengah lapangan. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments