UJIAN PERTAMA : Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir saat meladeni Lin Chia Yu/Wu Ti Jung (Taiwan) pada babak pertama kejuaraan badminton super series Hong Kong Terbuka, di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Selasa (22/11). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

Nyeri Tak Halangi Laju Owi/Butet

UJIAN PERTAMA : Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir saat meladeni Lin Chia Yu/Wu Ti Jung (Taiwan) pada babak pertama kejuaraan badminton super series Hong Kong Terbuka, di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Selasa (22/11). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

UJIAN PERTAMA: Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir saat meladeni Lin Chia Yu/Wu Ti Jung (Taiwan) pada babak pertama kejuaraan badminton super series Hong Kong Terbuka, di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Selasa (22/11). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

KOWLOON, suaramerdeka.com – Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, dan Praveen Jordan/Debby Susanto lolos ke babak kedua kejuaraan badminton super series Hong Kong Terbuka.

Pada babak pertama di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Selasa (22/11), Jordan/Debby mengalahkan Kim Jae Hwan/Lee So Hee (Korsel), 21-15, 21-12. Adapun Tontowi/Lilyana menang 21-16, 21-11 atas ganda Taiwan, Lin Chia Yu/Wu Ti Jung.

”Hari ini masih belum leluasa bergerak, di lapangan banyak Owi (Tontowi) yang meng-cover. Saya masih merasakan nyeri di lutut, tapi tetap berusaha buat main,” ujar Butet, panggilan akrab Lilyana.

Ia mengalami cedera usai babak semifinal di Tiongkok Terbuka Super Series Premier, pekan lalu. Meski cedera Owi/Butet berhasil juara di Tiongkok yang merupakan gelar keduanya di turnamen super series setelah Malaysia Terbuka.

Pada babak kedua, mereka akan menghadapi Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Jepang. ”Buat lawan berikutnya kami masih ada waktu buat persiapan. Lebih fokus lagi. Mudah-mudahan kondisi juga sudah lebih baik,” ujar Butet.

Sementara Praveen/Debby yang menjadi unggulan kedua, menargetkan lolos ke semifinal. Juara All England itu ingin memperbaiki capaian tahun lalu saat dihentikan pasangan Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei di perempat final. ”Target awal di situ dulu (semifinal). Kalau sudah semifinal baru kami lihat lagi,” ujar Jordan.

Pada babak kedua mereka menghadapi pasangan anyar Jepang, Yugo Kobayashi/Misaki Matsutomo. Sebelumnya Kobayashi merupakan pemain spesialis ganda putra, sedangkan Matsutomo merupakan peraih medali emas ganda putri di Olimpiade Rio de Janeiro.

(Wahyu Wijayanto/CN39/SM Network)

Comments

comments