Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Nuh Hakim Juara Liga Catur Yunior

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pecatur muda asal Kota Semarang, Nuh Hakim menjadi juara pada putaran final Liga Catur Yunior Jateng 2016. Total, Nuh Hakim mengumpulkan 90 poin dan menyisihkan 33 peserta lainnya yang ambil bagian dalam liga catur tersebut.

Dalam final yang berlangsung di Komplek Pusdiklat Passus-Kopassus, Jalan Veteran Nomor 1, Cilacap, akhir pekan lalu. Nuh Hakim unggul empat poin dari peringkat kedua, yakni M Iqbal yang juga berasal dari Semarang. Sementara peringkat ketiga ditempati M Safenudin asal Surakarta dengan 79 poin.

Sementara itu, dua pecatur Kota Semarang lainnya, yakni Wahyu dan Firman Jiddan berada di papan tengah. Wahyu berada di posisi ke-10 dengan 50 poin. Sedangkan Jiddan di posisi 14 dengan 46 poin. Peringkat pertama hingga ke-24 akan tampil di Liga Divisi Utama Catur Jateng, yang dimulai Februari mendatang.

”Hasil yang dicapat sangat baik. Mereka berhasil bersaing dengan pecatur-pecatur dari daerah lain. Namun, ini belum menjadi akhir, melainkan awal ke jenjang selanjutnya. Setelah ini, mereka tampil di Divisi Utama. Ini menjadi wadah untuk mengembleng kemampuan para atlet sebelum membela Jateng,” kata Wakil Ketua Percasi Kota Semarang, Syahrul Qirom.

Sementara di kelompok putri, dua pecatur Kota Semarang meraih hasil kurang memuaskan. Dua wakilnya, yakni Tyas Cahya dan Cherista hanya bertengger di papan tengah klasemen akhir. Tyas menempati posisi ke-enam dengan 65 poin. Sedangkan Cherista di peringkat 20 dengan 35 poin.

Namun, keduanya masuk dalam 24 pemain yang akan berlaga di Liga Divisi Utama Catur Jateng. Kesempatan untuk tampil lebih baik terbuka lebar. Syahrul menuturkan, keduanya masih memiliki banyak waktu untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan.

”Kami harap, mereka tidak patah semangat dan terus berusaha untuk meningkatkan kemampuan. Percasi Kota Semarang akan terus menggiatkan pembinaan dan regenerasi. Kelak, mereka dapat seperti andalan Jateng asal Semarang, seperti Zahra Chumaira MNW, Angel Ruth Nugroho MPW dan Shanti Nur Abidah MPW,” sambungnya.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments