Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

NPC Targetkan 30 Medali Emas di APG VIII

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 30 medali emas menjadi target awal tim atletik National Paralympic Committee (NPC) Indonesia pada ASEAN Para Games (APG) VIII/2015. Incaran perburuan dalam pesta olahraga difabel se-Asia Tenggara di Singapura, Desember mendatang itu didasarkan pada perolehan multievent serupa di Myanmar, Januari tahun lalu.

“Di Myanmar, atletik meraih 30 emas dengan kekuatan 45 paralimpian (atlet difabel-red). Maka minimal perolehan yang sama akan kami kejar di Singapura mendatang. Apalagi Indonesia bertekad mempertahankan gelar juara umum APG,” kata pelatih atletik NPC Waluyo, Jumat (6/2).

Guna merealisasikan tekad tersebut, NPC menambah kuota paralimpian secara keseluruhan yang disiapkan untuk bertarung di negara tersebut. Menurut Presiden NPC Senny Marbun, kuota kontingen Merah Putih nanti sebanyak 200 atlet, sementara periode lalu 150 atlet.

“Jumlah paralimpian yang dipanggil untuk mengikuti pelatnas di Solo mulai pekan ini, 250 atlet untuk sebelas cabang. Nantinya jumlah tersebut disusutkan menjadi 200 orang,” jelasnya.

Waluyo menambahkan, biasanya perburuan medali cabang atletik dalam APG didominasi tiga negara peserta, salah satunya Indonesia. Dua negara pesaingnya adalah Thailand dan Malaysia. Berdasarkan pengalaman periode-periode lalu, kisaran raihan tim Merah-Putih mencapai 30 persen dari nomor-nomor lari, lompat, lempar dan tolak tersebut.

”Maka kami targetkan minimal raihan yang sama dalam persaingan di Singapura nanti. Kami akan perhitungkan lagi dari sisi limit, karena atletik merupakan cabang yang berisi nomor-nomor terukur. Paralimpian yang berangkat adalah mereka yang diprediksi paling tidak menggenggam perunggu,” tutur Waluyo.

Dia menjelaskan, persiapan paralimpian atletik didasarkan pada nomor-nomor yang digelar di Myanmar karena technical hand book APG Singapura belum juga diterbitkan. Pihaknya berharap agar buku panduan tersebut segera diluncurkan panitia besar APG, sehingga persiapan atlet bisa dimatangkan sejak awal.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments