Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

NPC Solo Pemasok Atlet Terbesar Jateng

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Pengkot National Paralimpic (NPC) Solo dan sekitarnya menjadi pemasok atlet terbesar bagi Jateng. Pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 di Jabar, September lalu, sekitar 70 persen dari total 156 atlet tim Jateng merupakan binaan dari Solo, Karanganyar dan Sragen.

“Maka kami terus memotivasi pengkot-pengkab NPC daerah-daerah itu untuk terus melakukan pembibitan dan pembinaan atlet. Di sisi lain, kami mendorong NPC daerah lain untuk meningkatkan performa atletnya,” kata Sekretaris Umum Pengprov NPC Jateng, Nasrudin saat ditemui di kantornya kompleks Stadion Manahan, Selasa (20/12).

Tercatat 29 atlet Kota Bengawan turut bertarung pada pesta olahraga difabel nasional tersebut, dua bulan lalu. Sementara NPC Karanganyar menyertakan 26 atlet dan Sragen 16 atlet. NPC Salatiga juga menyokong cukup banyak atlet untuk Peparnas. Lainnya merupakan atlet dari sejumlah daerah lain di Jateng. “Paling sedikit NPC Temanggung yang menyuplai seorang atlet atletik bagi Jateng pada Peparnas lalu,” tutur Nasrudin.

Beberapa atlet Solo yang turut menyumbang medali bagi Jateng antara lain Suwarti di cabang tenis meja, Fredi Setyawan di cabang bulu tangkis, Hanik Puji Astuti dan Kharisma Evi di arena atletik, serta Erika di cabang renang. Mereka juga menjadi bagian dari atlet nasional yang pernah dan disiapkan membela Tim Indonesia di ajang ASEAN Para Games (APG) atau pesta olahraga difabel Asia Tenggara.

Nasrudin menambahkan, para atlet Solo dan sekitarnya tersebut sebagian merupakan potensi-potensi muda yang masih punya kesempatan besar untuk mengibarkan Merah-Putih di kancah internasional. Harapannya, kemampuan mereka terus meningkat.

“Kami juga berharap NPC daerah-daerah lain dapat memunculkan atletnya paling tidak di kancah nasional. Kami terus menyosialisasikan hal tersebut, termasuk pembentukan organisasi di daerah-daerah yang belum memiliki pengkot/pengkab NPC,” ujarnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments