Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

NPC Segera Regenerasi Pebulu Tangkis

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Jajaran bulu tangkis National Paralympic Committee (NPC) Indonesia segera melakukan regenerasi atlet secara lebih intensif guna menghadapi perkembangan persaingan internasional yang kian ketat. Langkah itu diambil sebagai evaluasi awal terhadap hasil keikutsertaan tim Indonesia dalam Asian Para-Badminton Championship 2016 di Beijing, Tiongkok, pekan lalu (22-27/11).

“Kami harus lebih aktif melakukan regenerasi mulai sekarang. Kami akan mencari bibit-bibit muda potensial dan melatihnya sejak dini. Sebab, saat ini bermunculan banyak pebulu tangkis muda dari beberapa negara di Asia,’’ kata pelatih bulu tangkis NPC Indonesia, M Nurachman, Selasa (29/11).

Dia menyebut, beberapa negara yang mengusung banyak pebulu tangkis muda antara lain Korea, Jepang, India dan tuan rumah Tiongkok pada single event tersebut. Perkembangan itu kurang diperhitungkan, mengingat pada multievent olahraga difabel tingkat Asia Tenggara atau ASEAN Para Games dan level Asia (Asian Para Games), rival-rival Indonesia di arena bulu tangkis masih didominasi atlet senior.

Dua medali emas, dua perak dan dua perunggu dibawa pulang dari Beijing. Tetapi raihan itu tak mampu memenuhi target awal yakni tiga emas. ‘’Situasi persaingan ketat menghadapi atlet-atlet muda negara lain tersebut di luar perkiraan kami. Karena baru kali pertama itu kami ikut single event internasional di luar Indonesia,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, para atlet bulu tangkis yang kini menjalani pelatnas NPC di Solo bakal terus dipoles dalam meningkatkan performanya. Sebab, mereka diproyeksikan untuk menghadapi ASEAN Para Games di Malaysia 2017. Program promosi-degradasi juga diterapkan, jika muncul atlet muda yang prestasinya lebih bagus dari atlet yang telah ada di pelatnas.

“Namun kami juga harus kerja keras melakukan pembibitan, mengingat mulai 2020 cabang bulu tangkis juga akan digelar dalam Paralympic Games di Jepang,’’ ujar Nurachman.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments