Nostalgia Truk Klasik Mitsubishi Colt T200 di GIIAS 2016

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menghadirkan truk klasik Fuso milik Achmad Suntoko yang ikut di pamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)BSD City, Selain mobil-mobil terbaru dengan teknologi ter-update di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 juga banyak hal unik lainnya.

Salah satunya adalah di booth PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) yang menghadirkan salah satu truk klasik angkatan pertama yang menjadi cikal bakal kesuksesan Mitsubishi Fuso, yaitu varian Colt T200. Truk klasik ini dipajang selama pamera GIIAS 2016 di booth 3A, hall 3A, ICE BSD, 11-21 Agustus 2016.

Pemilik truk klasik ini dalah Achmad Suntoko, juragan pengusaha yang berasal dari Blitar, Jawa Timur. Beliau menceritakan bagaimana perjalannya ketika pertama kali memiliki truk ini di tahun 1990. Pada saat memulai usahanya, truk inilah yang menjadi saksi bagaimana beliau membangun bisnis dari nol.

“Tahun 1990 ketika saya memulai usaha, saya beli truk ini dari tangan kedua karena pada saat itu saya belum punya modal besar. Truk ini dulu saya gunakan untuk mengangkut ayam dan telur untuk dijual ke pasar” ujar sosok yang akrab disapa Suntoko ini.

Meski truk ini keluaran tahun 1970an, Suntoko tidak pernah sekalipun mengganti bagian interior dan eksterior truk ini, demi menjaga performa dan orisinalitasnya. “Hingga hari ini, saya tidak pernah mengalami kendala berarti selama memiliki Colt T200. Mesinnya truk ini bandel, saya jarang ke bengkel untuk perbaikan, paling hanya perawatan rutin saja. Spare parts nya juga mudah dicari, meski ini truk keluaran tahun 70-an” imbuhnya.

Seiring berjalan waktu, usaha Suntoko semakin berkembang. Saat ini beliau menjadi pengusaha besar di wilayah Blitar dengan berbagai segmen usaha mulai dari pariwisata, peternakan, dan perkebunan. Saat ini beliau telah memiliki puluhan unit Mitsubishi Fuso untuk mendukung aktivitas bisnisnya sehari-hari.

Truk klasik ini menjadi truk kesayangan Suntoko, karena beliau merasa truk inilah yang telah berjasa dalam pengembangan bisnisnya. Truk ini tidak lagi Suntoko gunakan untuk kendaraan operasional, namun menjadi truk untuk menunjang hobinya menunggangi motor besar.

“Truk ini sekarang lebih banyak digunakan untuk hobi saya, yaitu touring menggunakan motor besar. Saya suka touring dengan jarak yang jauh, dan truk ini saya gunakan untuk mengangkut dua sampai tiga motor besar saya pada saat touring di berbagai wilayah di Indonesia” ujarnya.

Truk klasik ini menjadi representasi dari tema Best Life Cycle yang diusung oleh Mitsubishi Fuso di pameran GIIAS 2016, dimana produk-produk yang dihadirkan bertujuan untuk memberikan kemudahan serta keuntungan bisnis konsumen sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik untuk membangun negeri.

(Heru Fajar/CN39/SM Network)

 

Comments

comments