KEMENANGAN JUARA BERTAHAN : Ekspresi Novak Djokovic usai mengalahkan Fernando Verdasco pada babak pertama grand slam Australia Terbuka, di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Melbourne, Selasa (17/1). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

Nole Seperti Bermain di Rumah

KEMENANGAN JUARA BERTAHAN : Ekspresi Novak Djokovic usai mengalahkan Fernando Verdasco pada babak pertama grand slam Australia Terbuka, di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Melbourne, Selasa (17/1). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

KEMENANGAN JUARA BERTAHAN : Ekspresi Novak Djokovic usai mengalahkan Fernando Verdasco pada babak pertama grand slam Australia Terbuka, di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Melbourne, Selasa (17/1). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

MELBOURNE, suaramerdeka.com – Juara bertahan Novak Djokovic (Serbia) merasa Melbourne Park yang menjadi gelanggang grand slam Australia Terbuka, seakan rumahnya. Hal itu diungkapkan petenis yang biasa dipanggil Nole tersebut usai mengatasi tantangan Fernando Verdasco (Spanyol), Selasa (17/1).

Dalam tempo dua jam 20 menit, ia menang 6-1, 7-6(4), 6-2. Rod Laver Arena menjadi gelanggang favoritnya, dimana separuh dari 12 gelar grand slam diraih Djokovic di sana.

“Rasanya seperti di rumah,” katanya sebagaimana dilansir situs resmi turnamen. “Kembali ke tempat yang memberikan begitu banyak kenangan indah,” lanjutnya.

Petenis kelahiran Beograd 29 tahun itu merupakan pemilik rekor juara tunggal putra Australia Terbuka. Enam kali menjadi pemenang membuatnya menjadi petenis tersukses menyamai Roy Emerson (Australia) yang berjaya saat kejuaraan masih amatir. Pada era terbuka, jumlah gelarnya tersebut sama dengan yang diraih Serena Williams (AS) di tunggal putri.

Dari enam gelar juara yang diraih Djokovic, lima di antaranya didapat dalam enam tahun terakhir. Melawan Verdaso, meski menang tiga set langsung, Djokovic bukannya tak mendapat perlawanan, terutama pada set kedua. Forehand mantan petenis nomor tujuh dunia yang juga semifinalis 2009 itu benar-benar menyulitkan.

Secara keseluruhan ia lebih memberikan perlawanan ketimbang saat dijegal Djokovic 6 Januari lalu di Doha, Qatar.  ”Saya berhasil memulai dengan baik dengan intensitas besar. Set kedua seperti perjudian,” ungkap Djokovic.

Pada babak kedua ia akan menghadapi Denis Istomin (Uzbekistan) pemegang wild card yang mengalahkan Ivan Dodig (Kroasia), 6-1, 6-4, 3-6, 7-5.

Adapun juara 2014, Stan Wawrinka (Swiss) susah payah ke babak kedua.Menghadapi pemain tak diunggulkan Martin Klizan (Slovakia), Wawrinka mesti bermain lima set sebelum menang 4-6, 6-4, 7-5, 4-6, 6-4. Selanjutnya ia akan menghadapi Steve Johson (Argentina).

Juga melaju ke babak kedua, juara 2009, Rafael Nadal (Spanyol) yang menang 6-3, 6-4, 6-4 atas Florian Mayer (Jerman). Pada putaran kedua Nadal akan menghadapi runner up 2006, Marcos Baghdatis (Sipurs).

Kelolosan Nadal memastikan seluruh juara tunggal putra Australia Terbuka dalam 11 tahun terakhir belum terbendung, karena sebelumnya Roger Federer juga melaju.

(Wahyu Wijayanto/CN39/SM Network)

Comments

comments