Foto: AFP Photo

Nishikori: Saya Belajar Banyak Hal

nishikori

Foto: AP Photo

NEW YORK, suaramerdeka.com - Usai mengalami kekalahan dari Marin Cilic di final Grand Slam AS Terbuka, Kei Nishikori mengaku kecewa. Meski begitu, petenis asal Jepang itu mengaku, banyak hal yang bisa dipelajarinya.

“Aku sedikit tegang dan gugup memainkan final pertama. Aku sudah berusaha fokus, tapi aku kira itu tak cukup. Memainkan sedemikian banyak pertandingan tenis selama dua pekan ini. Tak lagi mampu memainkan satu partai lagi,” ucap Nishikori di Reuters.

Dalam turnamen yang dihelat selama dua pekan itu, Nishikori melaju dengan prima dengan menyingkirkan Milos Raonic (unggulan 5), Stan Wawrinka (unggulan 3), dan Novak Djokovic (unggulan 1) untuk sampai ke partai puncak.

Keberhasilan tersebut membuat petenis 24 tahun asal Jepang itu bukan cuma menjejak final grand slam pertamanya melainkan juga petenis putra pertama dari Asia yang bisa sampai ke final ajang tersebut. Sayangnya, Nishikori gagal melengkapinya dengan gelar juara setelah kalah dari Marin Cilic di Flushing Meadows, Selasa (9/9) dini hari WIB, dengan 6-3, 6-3, 6-3.

Pun demikian, petenis yang kini berada di peringkat 8 ATP per 8 September–peringkat terbaiknya–tersebut mengaku bahwa banyak hal positif yang ia dapatkan dari lajunya di AS Terbuka, kendatipun minus gelar juara, termasuk dalam urusan kepercayaan diri.

“Anda tahu, aku kecewa, tapi ini sudah menjadi dua pekan yang bagus. Aku banyak belajar dari dua pekan ini. Aku pikir aku sudah memperlihatkan potensiku. Kini aku bisa mengalahkan siapa saja. Jadi jika aku terus berlatih keras aku pikir akan ada banyak peluang di masa depan,” serunya.

(Andika Primasiwi, rtr/CN26)

Comments

comments