Foto: suaramerdeka.com / dok

Munas PB Perbasasi Jadi Momen Kebangkitan Baseball dan Softball

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

NUSA DUA, suaramerdeka.com – Cabang olahraga baseball dan softball mulai diminati sejumlah kalangan. Hal itu terbukti pada Musyawarah Nasional (Munas) PB Perbasasi yang digelar di Nusa Dua, Bali, Jumat-Sabtu (5-6/5). Pada acara tersebut ada tiga kandidat yang bersaing memperebutkan ketua umum PB Perbasasi periode 2017-2021.

Ketiganya adalah Andika Monoarfa, Ratna Yulita dan Radityo Gambiro. Kondisi semacam ini berbeda dengan Munas tahun-tahun sebelumnya yang sepi peminat.Hal ini pula yang diakui Andika Monoarfa, salah satu kandidat yang juga pimpro timnas baseball dan softball Asian Games 2018.

Menurut dia, Munas kali ini merupakan momen bersejarah dan harus dimanfaatkan oleh semua anggota untuk melakukan perubahan di tubuh Perbasasi. Karena menurutnya, sudah waktunya Perbasasi kembali bisa diandalankan untuk terus menyumbangkan prestasi bagi negeri ini.

“Itulah kenapa kita tidak boleh menyia-nyiakan momen bersejarah ini. Dengan munculnya tiga calon di pemilihan ketua kali ini, jelas menunjukkan kalau Perbasasi kini mulai kembali dilirik, dan ini adalah momen yang tepat bagi kita untuk kembali menjadi Perbasasi rajin menelurkan prestasi,” ujar Andika usai pembukaan Munas PB Perbasasi.

Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program untuk ditawarkan kepada peserta Munas. Andika optimistis program tersebut bisa diterima para anggota karena muaranya adalah kemajuan dan kebangkitan olahraga baseball dan softball Tanah Air.

“Sejumlah program sudah kami siapkan untuk kemajuan Perbasasi ke depan, dan target utamanya tentu adalah prestasi di level internasional. Saya yakin semua rekan-rekan pengurus di sini juga sudah rindu untuk memberi prestasi bagi Indonesia,” terangnya.

Ketua Umum PB Perbasasi Syahrir Nawir mengatakan, ketiga calon yang maju harus bersinergi usai Munas berakhir. Pihaknya tak ingin terjadi dendam atau sakit hati, terutama kepada kandidat yang kalah.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments