SIAP BERSAING: Peslalom cilik Upomas Slalom team, Muhammad Ivan Agung Mulyo berfotoi usai latihan di Kompleks Jatidiri kemarin. Ivan siap bersaing dengan peslalom senior. (suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Muhammad Ivan Siap Bersaing

SIAP BERSAING: Peslalom cilik Upomas Slalom team, Muhammad Ivan Agung Mulyo berfotoi usai latihan di Kompleks Jatidiri kemarin. Ivan siap bersaing dengan peslalom senior. (suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SIAP BERSAING: Peslalom cilik Upomas Slalom team, Muhammad Ivan Agung Mulyo berfotoi usai latihan di Kompleks Jatidiri kemarin. Ivan siap bersaing dengan peslalom senior.  (suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Peslalom cilik Muhammad Ivan Agung Mulyo siap bersaing dalam dalam kejuaraan slalom yang akan digelar di Lapangan Parkir Utara Kompleks Jatidiri, Sabtu (30/5) ini. Atlet yang tergabung di Upomas Slalom Team akan terjun di kelas A2 (1300 cc). Persiapan intensif dilakukan Ivan jelang kejuaraan.

Di bawah bimbingan Wiwis Agung, siswa kelas VI SD Al Azhar 14 itu mengasah kemampuannya. “Ivan baru beberapa hari bisa setir mobil. Dan langsung belajar slalom,” tutus Wiwis Agung di sela-sela latihan di Jatidiri, Jumat (29/5). Dia melihat peluang anak didiknya itu cukup besar bersaing dengan peslalom senior.

Menurutnya, perkembangan Ivan sejauh ini sangat pesat. Wiwis menilai, anak dari H Erwanto itu mempunyai bakat menjadi peslalom andal. Beruntung dia didukung penuh oleh sang ayah untuk menekuni olahraga ketangkasan mengemudi tersebut. Dia berharap, Ivan tetap konsisten berlatih.

Sementara itu, Muhammad Ivan Agung Mulyo menyatakan kesiapannya beradu kebolehan mengemudi dengan peslalom senior. Di kejuaraan nanti, tidak ada target. Dia hanya menekankan untuk menimba pengalaman, mengingat ini adalah kali pertama mengikutiu kejuaraan auto slalom. “Yang pasti aku ingin belajar banyak dari atlet klub lain agar lebih baik ke depannya. Akan menjadi pengalaman yang menarik tampil di kejuaraan slalom,” tutur Ivan. Dia melihat persaingan di kejuaraan tersebut akan sangat ketat. Namun dia akan tetap semaksimal mungkin tampil di kelas A2 mengemudi Honda Brio.

Kendati bersaing dengan peslalom tangguh dan punya pengalaman, tak membuat anak kelahiran Semarang 28 Maret 2003 itu ciut nyali. Justru hal itu dijadikan tantangan baginya untuk menjadi lebih baik. “Yang pasti akan berusaha semaksimal mungkin dan mendapat pengalaman,” tandas dia. (Krisnaji Satriawan/CN38/SM Network)

Comments

comments