Foto: Crash.net

Motor Kompetitif Jadi Modal Ducati Gaet Lorenzo

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

ROMA, suaramerdeka.com – Membujuk Jorge Lorenzo untuk bergabung rupanya bukan sesuatu yang sulit bagi Ducati. Modal besar Ducati untuk mendapatkan sang juara dunia adalah motor yang kompetitif.

“Tahun ini kontrak seluruh pebalap mayor berakhir dan kami sudah mencoba mendekati Lorenzo, tapi saya pikir kemampuan motor kami tahun ini dan daya saing sejak musim lalu yang kompetitif ikut membantu memfasilitasi tercapainya kesepakatan. Apakah sulit untuk meyakinkan Lorenzo (bergabung)? Saya akan katakan tidak. Situasi seperti ini selalu memunculkan negosiasi yang kompleks, tapi kemudian tercapai kesepakatan dengan cepat,” ucap Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti.

Mulai musim depan, Lorenzo akan menjadi penunggang Ducati setelah setelah sembilan tahun memperkuat Yamaha. Rider Spanyol dan parikan asal Italia itu mencapai kesepakatan dengan ikatan kontrak berdurasi dua musim.

Rumor Lorenzo bergabung Ducati sudah lama berembus, terkait kontraknya yang habis di akhir tahun ini. Dalam wawancaranya dengan AS, Ducati menyatakan kalau tak ada hambatan berarti ditemui dalam negosiasi dengan Lorenzo.

Tahun 2016 menjadi musim yang sangat menarik dinantikan karena keenam pebalap di tiga tim terbesar akan habis kontraknya di penghujung musim. Per hari ini baru Lorenzo dan Rossi yang sudah memastikan masa depannya, sementara Marc Marquez, Dani Pedrosa, Andrea Iannone, dan Andrea Dovizioso masih tanda tanya.

“Sudah menjadi proyek kami dalam beberapa tahun terakhir, sejak Ducati mampu menghasilkan motor yang kompetitif setara dengan Honda dan Yamaha. Idenya adalah mencari pebalap terbaik untuk mengembalikan gelar ke Borgo Panigale. Motor kami, dalam pandangan saya, sudah menunjukkan daya saingnya musim ini, terlepas dari kejadian di Argentina di mana kami bisa naik ke podium. Hal inilah yang membantu terciptanya kesepakatan,” lanjut Ciabatti.

Ducati berharap Lorenzo paling cepat akan bisa menunggangi Desmosedici di akhir 2016 ini, saat digelar tes akhir musim di Valencia.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments