Foto: crash.net

Miller: Kemenangan di Assen Jawaban Sempurna untuk Para Pengkritik

Foto: crash.net

Foto: crash.net

ASSEN, suaramerdeka.com - Setelah tampil mengejutkan dengan menjuarai MotoGP Belanda, Jack Miller menganggap kemenangan ini sebagai jawaban untuk orang-orang yang mengkritik dirinya.

“Saya tidak tahu harus merasa bagaimana pada saat ini. Banyak orang mengkritik kami dan segala macam seperti itu, mengatakan bahwa proyek ini tidak akan berhasil. Namun, saya berharap kami sudah menunjukkan bahwa mereka salah dan menunjukkan bahwa kami bisa mengendarai motor, bahwa saya bukanlah seorang idiot,” aku Miller seperti dikutip Motorsport.com.

Perlu diketahui, sejumlah insiden terjadi pada balapan di Sirkuit Assen, seperti hujan deras yang membuat bendera merah dikibarkan dan lomba sempat dihentikan. Usai balapan kembali digelar, lintasan yang licin memakan sejumlah korban, di antaranya pebalap top.

Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso tergelincir keluar trek dan tak bisa meneruskan balapan. Dani Pedrosa juga sempat crash, meski bisa kembali ke lintasan. Kejutan justru terjadi kala Miller finis di posisi paling depan.

Pebalap yang membela tim Marc VDS Racing Team itu mampu menyalip Marc Marquez untuk meraih kemenangan pertamanya di kelas primer. Sekaligus tercatat sebagai pebalap tim satelit pertama yang memenangi balapan kelas primer sejak 2006. Orang terakhir yang sebelumnya melakukan hal serupa adalah Toni Elias bersama tim Fortuna Honda di MotoGP Portugal.

Pebalap 21 tahun, itu bahkan baru menjalani musim keduanya di kelas MotoGP dan tak pernah merasakan Moto2 dan langsung melompat ke MotoGP setelah tiga musim berkompetisi di Moto3.

Pada musim lalu, prestasi Miller bersama tim LCR Honda kurang menggembirakan. Dia tujuh kali gagal finis dan cuma mendapatkan 17 poin di sepanjang musim. Akan tetapi, Miller musim ini telah mengoleksi 33 poin dari delapan seri. “Terima kasih kepada Honda, yang telah mengambil risiko ini pada saya. Ini luar biasa. Saya tak bisa berkata-kata,” tutur pebalap Australia itu

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments