Foto: suaramerdeka.com /  dok

Menpora Minta Pebulu Tangkis Rileks

Foto: suaramerdeka.com /  dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

RIO DE JANEIRO, suaramerdeka.com – Menpora Imam Nahrawi menyambut kedatangan rombongan atlet bulu tangkis di perkampungan atlet di Rio Centro, Barra da Tujca, Rio de Janeiro, Minggu (7/8) waktu setempat. Hendra Setiawan dkk tiba di Rio Janeiro setelah menjalani training center (TC) di Sao Paulo sejak akhir Juli lalu.

Pada kesempatan ini, Menpora berharap semua atlet bulu tangkis rileks dan berjuang mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa. Cak Imam juga berharap kontingen bulutangkis bisa memperbaiki prestasi setelah gagal membawa pulang medali pada Olimpiade 2012 London.

“Bulu tangkis merupakan salah satu tumpuan utama Indonesia untuk meraih emas di Olimpiade kali ini. Namun demikian atlet tidak perlu terbebani, tampil rileks dan enjoy saja bermain,” kata Menpora yang juga menyempatkan diri selfie bersama para pebulu tangkis terbaik Indonesia tersebut.

Kontingen bulu tangkis terdiri dari 10 atlet didampingi delapan ofisial. Ke-10 Wakil Merah Putih itu adalah Tommy Sugiarto, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Tontowi Ahmad, Praven Jordan, Linda Wenianetri, Greysia Polli, Nitya Krishinda Maheswari, Liliyana Natsir dan Debby Susanto.

Cabang bulu tangkis dijadwalkan berlangsung 11-20 Agustus mendatang. Dalam kunjungan ke perkampungan atlet, Menpora juga mengunjungi kontingen Indonesia lainnya yang sedang berjuang di Brasil. Imam bertemu atlet dari cabang renang, atletik, dan angkat besi.

Sekaligus mengamati kondisi perkampungan atlet tersebut dan mempelajarinya demi persiapan Asian Games 2018. Menteri asal Bangkalan, Madura ini juga berpesan agar atlet yang hadir di Brasil bisa berbagi cerita tentang pengalamannya di Olimpiade kali ini.

“Nantinya para pejuang olahraga kita ini yang harus banyak bercerita apa yang mereka rasakan dan lihat selama mengikuti perhelatan besar di luar negeri, untuk kemudian menjadi masukan bagi kita yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018,” tuturnya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments