Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Menpora Minta FORMI Dengungkan TAFISA Games 2016

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menpora Imam Nahrawi meminta Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) mempersiapkan diri untuk ajang The Association For International Sport for All (TAFISA) Games 2016 di Jakarta. TAFISA Games merupakan perhelatan olahraga rekreasi dan tradisional seperti gobak sodor, enggrang, tarik tambang, lompat batu hingga liong serta barongsai.

“Kami berharap FORMI bisa berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempublikasikan dan mendengungkan TAFISA mulai dari sekarang. Tujuannya agar seluruh anak negeri ikut berpartisipasi. Silakan manfaatkan sumber daya manusia dan dunia teknologi kita,” ujar Imam Nahrawi usai melantik Ketua Umum Formi Hayono Isman beserta kepengurusannya di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (28/1).

Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Olahraga Rekreasi 2016 setelah mengalahkan Belanda. Fomi sudah menyiapkan lokasi yang akan dipakai untuk pelaksanaan TAFISA Games, antara lain di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Monumen Nasional (Monas), Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Thamrin Boulevard.

Hingga kini pemerintah belum juga menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk TAFISA Games, padahal pelaksanaan tinggal satu tahun lagi. Menpora berharap Keppres bisa segera diterbitkan Presiden Joko Widodo berbarengan dengan Keppres Asian Games 2018. “Terkait payung hukum dan dukungan dari pemerintah kami terus lakukan agar cepat terwujud,” katanya.

Lebih lanjut, Imam Nahrawi memastikan Kemenpora akan terus mendukung kegiatan yang diprogramkan FORMI. Apalagi, olahraga rekreasi tersebut bisa meningkatkan karakter bangsa.

“Olahraga harus dijadikan sebagai salah satu instrumen pembangunan karakter bangsa melalui revolusi mental sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo. FORMI diharapkan bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjadikan olahraga sebagai gaya hidup dan menjadi bagian dari pembangunan manusia secara keseluruhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Hayono Isman menuturkan, ajang TAFISA Games 2016 akan dibuat semeriah mungkin. Bahkan, FORMI berharap perhelatan kejuaraan dunia tersebut bisa lebih meriah dibanding ajang serupa sebelumnya di Korea Selatan.

“Sesuai keinginan Presiden Joko Widodo, TAFISA 2016 di Jakarta nantinya harus lebih besar dari TAFISA sebelumnya di Bhusan, Korea Selatan. Jika di Korea peserta berasal dari 103 negara, nanti kami berharap bisa lebih dengan target 15.000 orang,” jelasnya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments