Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

Menantikan Juara Umum di Final YSR 2016

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

SENTUL, suaramerdeka.com – Bursa penentuan juara umum pada ajang Yamaha Sunday Race (YSR) 2016 yang digelar di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor semakin sulit diprediksi setelah babak kualifikasi hari ini usai.

Di kelas Sport 150 cc & 250 cc Pro Riders, lima pemegang poin tertinggi saat ini di dua kelas tersebut akan start tidak dari grid terdepan. Hanya Fitriansyah Kete dari kelas Sport 150 cc akan start dari posisi 2.

Walaupun start dari posisi 2, Fitriansyah Kete mengaku bahwa dirinya masih belum begitu yakin akan tampil maksimal pada putara final yang akan berlangsung Minggu (29/5). Pasalnya, ia menjelaskan ada kendala pada motornya dibagian mesin.

“Di kelas Sport 150 cc persaingan cukup berat. Motor saya juga masih ada kendala dan besok harus setting ulang lagi. Tetapi saya akan tetap coba maksimal untuk jadi juara,” kata rider asal Samarinda, Kaltim.

Pertarungan di kelas Sport 150cc akan bertambah berat dengan hadirnya Wahyu Aji Trilaksana yang akan start di pole posisi. Apalagi ia baru saja menjadi juara di IRS Seri 2 kelas Sport 150cc. Percaya diri yang semakin tinggi membuat Wahyu menjadi pesaing berat bagi rider pemegang poin untuk kandidat juara umum YSR. Hal ini karena Wahyu baru mengikuti YSR di Seri 3 ini.

Sementara itu di kelas Sport 250 cc, Imanuel Pratna menjadi yang tercepat pada QTT kelas 250 Pro Rider dengan catatan waktu 1:44.685. Sama seperti Wahyu, El Pratna juga siap menjadi pesaing terberat bagi pemegang poin di kelas Sport 250cc.

Wilman Hammar sebagai pemegang poin tertinggi akan start dari posisi ke-4. Perbedaan waktu antara Wilman dan El Pratna hanya 0.718 detik. Namun Wilman mengaku harus setting ulang motor lagi karena ada masalah di mesin.

“Dari kemarin motor saya bermasalah di bagian mesin. Sekarang saya & tim coba seting dari awal lagi. Jadi kami akan maksimalkan waktu warm up besok dengan settingan baru. Semoga bisa cepat dapat settingan yang baik,” ujar rider asal Pinrang, Sulawesi Selatan itu.

Sedangkan Fitransyah Kete dan Hendriansyah pemegang poin kedua & ketiga di kelas 250cc Pro Rider akan start di posisi 12 dan 7. “Persaingan di Final YSR memang sangat ketat. Di semua kelas benar-benar tidak ada yang dominan. Ini akan jadi tontonan yang menarik untuk kita nanti bersama dan menebak siapa juaranya,” tutur Supriyanto selaku manager Motorsport PT. YIMM.

Persaingan ketat juga terlihat di kelas komunitas, baik di kelas 150 cc & 250 cc Comm A, Comm B dan Comm Pro. Terlebih dengan diturunkannya perwakilan rider dari Bali. Rider R25 Bali yang baru turun di Seri 3 YSR ini cukup diperhitungkan oleh rider lain.

Dedy Nuriawan yang memiliki selisih waktu 3,6 detik dengan posisi teratas Sport 250 cc Comm B ini mengaku hanya latihan cornering di jalanan Bali. “Saya hanya latihan cornering di jalanan saja karena tidak ada sirkuit di Bali. Tapi, sebelum kualifikasi saya coba Yamaha Riding Analyzer pagi tadi. Jadi saya juga bisa tau posisi & titik terbaik di Sentul ini,” tutur Dedy dari R25 Bali.

Di area exhibition pada putaran final YSR kali ini, berbagai program menarik ditawarkan oleh sponsor resmi YSR 2016. Diskon sampai 30% ditawarkan dari sponsor antara lain BRT, DID, Motobatt, AAI, Sakura, Tekiro, KYB, NGK, Yamalube, Pirelli, Dunlop, IRC, dan KYT. Ikuti juga program menarik lainya seperti Fun Riding (Gymkhana Competition).   Jangan lewatkan juga untuk pemilik Yamaha R Series, di seri pembuka Final YSR besok akan ada Victory lap khusus bagi pemilik Yamaha R Series!

(Heru Fajar/CN39/SM Network)

Comments

comments