Foto: istimewa

Media Centre PON XIX Layani 1.500 Peliput

Foto: istimewa

Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com – Berdasarkan hasil pengecekan, fasilitas yang mendukung keberadaan Media Centre Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX diklaim benar-benar dapat diandalkan selama pelaksanaan pada 17-29 September mendatang.

MC bakal digunakan sekitar 1.500 pewarta yang datang dari seluruh Indonesia. Mereka akan intens mengabarkan dinamika ajang multievent empat tahunan itu, terutama kiprah kontingen ke daerahnya masing-masing. Penegasan kesiapan itu dikatakan Koordinator Bidang Pelayanan Media PON XIX Jawa Barat, Ade Sukalsah dalam keterangannya di Bandung, Selasa (6/9).

“Kami siap melayani kebutuhan kawan-kawan jurnalis yang akan meliput PON, baik yang ada di media center maupun venue yang tersebar di berbagai daerah di Jabar,” katanya.

Kesiapan itu, sebut Ade, terutama dari sisi akses teknologi informasi komunikasi (TIK). Untuk kebutuhan tersebut, pihaknya berkerjasama dengan Telkom Grup. Perkuatan jaringan disebar di MC dan venue penyelenggaraan. Selama pelaksanaan PON, lonjakan trafik komunikasi diprediksi naik sebesar tiga persen untuk SMS, lima persen voice, dan tujuh persen layanan data.

Sejak pekan lalu, optimalisasi kapasitas dan kualitas jaringan terus dilakukan guna mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi. Untuk itu, disiapkan 804 unit Base Transceiver Station (BTS) dengan tambahan 13 Compact Mobile BTS (Combat). Rinciannya, 448 BTS layanan 3G dan 102 merupakan BTS layanan 4G.

Selain MC dan venue, seluruh dukungan alat itu diinstal pula di penginapan atlet, bandara, stasiun kereta, hingga rumah sakit di Bandung, Tasikmalaya, Subang, Karawang, Cirebon, Cimahi, Bekasi, dan Bogor. Perangkat utama yang dikerahkan untuk kelancaran tersebut mencakup 404 hardware dengan persebaran sebanyak 37 buah di media center, 195 di bidang akomodasi, keamanan 95, bandara tiga, dan venue pertandingan 74 unit.

“Jaringan TIK eksistingnya sudah siap, kalau pun tidak ada, sarana mobile combat untuk menyambungkan serat optik tersebut sudah disiapkan sehingga kebutuhan TIK akan lancar,” jelasnya.

(Setiady Dwi / CN26)

Comments

comments