Foto: crash.net

Masalah Ban Masih Buat Risau Jorge Lorenzo

Foto: crash.net

Foto: crash.net

BUENOS AIRES, suaramerdeka.com – Seiring insiden yang terjadi di GP Argentina, masalah ban masih membuat Jorge Lorenzo risau, jelang balapan MotoGP Austin.

“Itu merupakan sebuah situasi yang sulit dengan Michelin karena kami tidak tahu ban apa yang akan mereka berikan ke kami buat Austin, sebuah sirkuit yang umumnya membutuhkan ban lebih lunak daripada di sini (Argentina),” kata juara bertahan MotoGP itu, di Motorsport.com.

Pada Autodromo Termas de Rio Hondo akhir pekan lalu, Scott Redding mengalami insiden pecah ban. Ini merupakan insiden kedua terkait ban, setelah yang terjadi pada Loris Baz dalam tes di Sepang.

“Untuk alasan keamanan, bisa saja mereka membawa ban yang lebih keras daripada yang kami gunakan di sini untuk balapan. Ini situasi yang sulit, tapi yang terpenting saya harap tidak ada lagi sesuatu seperti yang terjadi dengan Baz (di Malaysia) dan Redding–tapi itu tak tergantung kami melainkan pada Michelin,” tuturnya.

Sempat muncul dugaan, pecahnya ban itu ada hubungan berhubungan dengan postur Baz dan Redding yang termasuk dua rider paling tinggi di lintasan; Baz (1,91 m) dan Redding (1,85 m). Michelin sendiri menyebut insiden dengan Baz dikarenakan tekanan ban.

“Tak ada yang tahu persis apa yang sudah terjad; apakah karena bannya Baz bocor, seperti yang dikatakan banyak orang, atau tekanannya. Ada yang bilang tekanannya cukup wajar. Tapi saya pikir seorang rider dengan berat badan 100 kilogram atau menggunakan tekanan ban separuh (dari normal) akan mengalami hal-hal seperti itu,” sebut Lorenzo.

Lorenzo belum pernah naik podium teratas di Austin sejak balapan itu dihelat dari 2013. Finis ketiga pada balapan pertama di Austin, rider Movistar Yamaha itu kemudian secara berurutan finis di posisi 10 dan empat. MotoGP Austin sendiri senantiasa menghadirkan Marc Marquez (Repsol Honda) sebagai pemenang di ketiga balapan sejauh ini.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments