Foto: crash.net

Marquez: Rossi Kehilangan Kontrol Diri

Foto: crash.net

Foto: crash.net

SEPANG, suaramedeka.com - Rider Repsol Honda Marc Marquez menilai Valentino Rossi kehilangan kontrol diri dalam insiden di Sepang. Menurutnya tindakan pebalap Movistar Yamaha itu sudah melampaui batas.

“Anda bisa melihat dengan mudah di TV bahwa saya mencoba masuk (dari bagian luar tikungan), saya mendengar Yamaha datang, saya sedikit mengurangi kecepatan dan dia tetap lurus dengan motornya lalu memandangi saya dua kali. Dan saya saat itu berpikir ‘Apa yang terjadi, apa yang harus saya lakukan’ dan saya tetap di sana,” kata Marquez dikutip Crash.

Dalam balapan di Sirkuit Sepang, Marquez dan Rossi terlibat insiden. Sempat saling menyalip satu sama lain, Marquez pada akhirnya mengakhiri balapan lebih cepat karena terjatuh di putaran ketujuh.

Insiden itu memunculkan kehebohan karena Rossi diduga sengaja mendesak Marquez ke bagian luar tikungan, lalu mendorong setang rider Spanyol tersebut dengan lutut.

Karena dorongan itulah Marquez kehilangan kendali dan terjatuh. Sementara di sisi lain, ada indikasi pula Marquez punya peran tersendiri dalam insiden tersebut, karena mencoba menghambat laju Rossi yang sedang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.

“Saya tidak mengira dia akan mengeluarkan kakinya dan mendorong setang dan rem depan saya. Lalu saya kehilangan grip depan dan ketika saya ada di tanah, saya melihatnya memandang ke belakang lagi.”

Race Director akhirnya menginvestigasi insiden itu dan diputuskan bahwa Rossi bersalah. Pebalap 36 tahun itu lantas diberikan hukuman tiga poin penalti, yang artinya kini dia punya total empat poin penalti. Dengan jumlah poin tersebut, dia pun harus memulai balapan terakhir di Sirkuit Valencia pada urutan terbawah.

Terkait insidennya, Marquez mengaku tak menduga bahwa Rossi bakal melakukan manuver sedemikian sembrononya. Pebalap 22 tahun itu tak ragu menyebut rivalnya tersebut kehilangan kontrol diri dan melakukan manuvernya dengan sengaja.

“Bagi saya, tidak penting apakah Anda Valentino atau pebalap lain. Di insiden seperti ini, Anda lepas kontrol. Ketika Anda adalah seorang pebalap, Anda tahu apa yang terjadi –mengeluarkan kaki dan mendorong pebalap lain, sulit Anda bisa memikirkan itu di atas motor ini,” tandas dua kali juara dunia MotoGP ini.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments