Foto: crash.net

Marquez Ingin Kembali Akur dengan Rossi

Foto: crash.net

Foto: crash.net

VALENCIA, suaramerdeka.com – Marc Marquez mengaku ingin kembali akur dengan Valentino Rossi dan berharap perseteruannya berakhir sampai di sini saja.

“Beberapa pekan terakhir adalah momen sulit. Sejak Malaysia, saya tidak bahagia dan saya tidak merasa senang dengan situasi ini. Ini aneh. Yang terjadi di Malaysia (yang dia maksud Australia -red) aneh, sebuah balapan yang saya menangi dan merebut lima poin dari Jorge,” tutur Marquez yang dikutip Crash.

Hubungan kedua pebalap merenggang sepanjang menyusul sejumlah insiden yang terjadi, mulai dari senggolan di Argentina dan Belanda, lalu tuduhan Rossi bahwa Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia, insiden di Sepang, hingga yang terbaru soal tuduhan Rossi bahwa Marquez sudah menjadi pengawal Lorenzo di Valencia.

“Pokoknya, setelah Malaysia, saya pikir jalan terbaiknya adalah berusaha untuk tiba di Valencia dan memenangi balapan. Jujur sangat sulit untuk menjaga konsentrasi di sepanjang akhir pekan dan tetap fokus. Saya melakukan itu dengan baik. Saya benar-benar berkonsentrasi saat memulai balapan dan berusaha untuk menang,” lanjut Marquez.

Diakui Marquez, dirinya sudah mengetahui, bakal menghadapi tuduhan macam-macam andai gagal finis di depan Lorenzo. Tapi, dia tak bisa menghindari hal itu karena Lorenzo tampil nyaris sempurna dan jadi pemenang di Valencia.

“Saya tahu situasinya sebelum balapan. Saya tidak bodoh. Saya pikir ‘kalau kamu tidak menang, kamu akan berada dalam situasi ini’. Sayangnya saya tidak bisa memenangi balapan karena Jorge tampil luar biasa. Dialah yang tercepat di Valencia. Dia mencatat lap tercepat dalam balapan dengan sebuah catatan waktu yang sangat baik. Saya tak bisa berkata lebih banyak lagi,” tuturnya.

Marquez lantas mengungkapkan harapannya untuk berdamai dengan Rossi di masa mendatang. “Tentu saja saya sepenuhnya tak setuju dengan Valentino. Dia banyak mengkritik saya, dia mengkritik Dani, Honda, Jorge, semua orang. Pada akhirnya, saya berharap di masa mendatang tangan saya akan siap untuk bersalaman dengannya,” kata Marquez.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments