Foto: AFP Photo

Marquez Akui Terlalu Pede di Misano dan Aragon

Foto: AFP Photo

Foto: AFP Photo

SYDNEY,  suaramedeka. com – Marc Marquez mengakui, jika hasil negatif yang didapatkanya di Misano dan Aragon disebabkan lantaran dirinya terlalu percaya diri.

“Kenyataannya adalah kesalahan-kesalahan dalam beberapa balapan terakhir sudah membuatku lebih menghargai Kejuaraan Dunia karena paruh pertama musim amatlah bagus, tapi kemudian gelar sempat terlihat tidak ingin datang,” kata Marquez di Crash.

Seperti diketahui, Marquez memang berhasil mempertahankan gelar juara pada seri balapan ke-15 musim ini di Motegi, Jepang setelah finis di belakang rider Movistar Yamaha Jorge Lorenzo sekaligus mengamankankan gelar yang juga ia raih musim lalu saat jadi debutan.

Raihan tersebut juga sekaligus mengakhiri rentetan dua balapan tanpa podium buat Marquez, yakni di Misano dan Aragon. Dalam dua seri itu, Marquez mengakui sudah membuat beberapa kesalahan.

“Aku membuat beberapa kesalahan, mungkin disebabkan karena terlalu besarnya kepercayaan diri mengetahui keunggulan besar yang aku miliki. Kemenangan-kemenangan awal tersebut membuatku mendapat kemewahan bisa ambil lebih banyak risiko daripada biasanya. Tapi aku amat bertekad ingin memenangi gelar itu di Jepang, markas Honda, dan itu juga amat menyenangkan,” lanjutnya.

Menilik hasil di atas kertas, musim ini Marquez tampil lebih meyakinkan ketimbang saat menjadi juara musim lalu. Menurutnya itu tak lepas karena suksesnya pengembangan motor yang disesuaikan dengan gaya berkendaranya, sehingga ia pun tak lagi harus memikirkan hal tersebut dan bisa fokus untuk terus tancap gas saja.

“Anda berusaha tampil lebih baik di seluruh aspek, tapi memang benar aku sudah beradaptasi lebih baik kepada paket motornya. Kami sudah mengembangkan sebuah sasis yang lebih fokus kepada gaya berkendara kami dan itu telah membantuku lebih berkonsentrasi untuk tampil lebih baik lagi sebagai seorang rider, dan tak terlalu memikirkan bagaimana caranya membuat motornya lebih baik lagi,” tegasnya.

(Andika Primasiwi, rtr /CN26)

Comments

comments