Foto: http://www.ausopen.com

Maria Sharapova Resmi Ajukan Banding Hukuman ke CAS

Foto: http://www.ausopen.com

Foto: http://www.ausopen.com

LAUSSANE, suaramerdeka.com – Maria Sharapova resmi mengajukan banding CAS [Pengadilan Arbitrase Olahraga] sebagai upaya agar sanksi yang dijatuhkan kepada dia dicabut atau dikurangi.

“Dalam bandingnya, Ms Sharapova ingin pembatalan keputusan yang menjatuhi dia hukuman larangan bertanding selama dua tahun atas pelanggaran aturan anti-doping. Ms Sharapova menilai bahwa hukuman tersebut seharusnya dihapuskan, atau dikurangi,” bunyi pernyataan CAS, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Belum lama ini, ITF [Federasi Internasional Tenis] menjatuhkan sanksi kepada petenis Rusia itu dengan hukuman larangan bertanding selama dua tahun. Hal itu sebagai akibat dari kegagalan tes doping Sharapova di Australia Terbuka lalu dan dia terbukti menggunakan meldonium, zat yang dilarang per awal Januari 2016.

CAS akan mengumumkan hasil banding Sharapova pada 18 Juli mendatang, sehingga masih berpeluang tampil di Olimpiade Rio de Janiero, karena masih terdaftar sebagai kontingen Rusia bila banding dikabulkan.

Sebelumnya, Sharapova menilai hukuman yang dijatuhkan kepada dia ‘tidak adil nan kejam’. Akan tetapi, faktanya tidak banyak rekan sesama petenis mengirim simpati kepada pemilik lima gelar Grand Slam ini. Salah satunya, petenis nomor dua dunia Andy Murray.

“Penilaianku masih tetap sama sejak Maret [saat dia mengecam Sharapova karena positif doping]. Aku sudah banyak bicara tentang hal tersebut sejak saat itu. Aku benar-benar merasa kalau Anda melakukan kecurangan dan ketahuan. Dan Anda mendapatkan keuntungan dari lawan-lawan Anda, lalu Anda harus dihukum karena hal itu. Itu bukan soal apa yang adil atau tidak, dalam hubungannya dengan waktu. Itu terserah pihak yang berwenang, pengadilan, dan lainnya untuk memutuskan,” kata petenis Britania Raya itu di The Guardian.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments