Foto: AP Photo

Luca Di Montezemolo Mundur Sebagai Presiden Ferrari

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

MARANELLO, suaramerdeka.com – Setelah nyaris 23 tahun memangku jabatan sebagai presiden Ferrari, Luca Di Montezemolo mengonfirmasi bahwa dia mundur  dari posisinya itu. Posisi tersebut diyakini akan diisi oleh CEO Fiat, Sergio Marchionne.

“Ferrari sekarang akan memiliki sebuah peran penting untuk dimainkan dengan FCA Group dalam lantai bursa di Wall Street. Ini akan membuka sebuah fase baru dan berbeda yang saya rasa harus dipelopori oleh CEO dari grup,” ujar Di Montezemolo dalam pernyataannya yang dikutip Autosport.

Sejak awal pekan ini, posisi Di Montezemolo sendiri dikabarkan sudah tidak aman lagi sejak awal pekan ini. Hal itu tak terlepas dari hasil buruk yang diterima Ferrari di ajang Formula 1 dalam beberapa terakhir tahun ini.

“Ini adalah akhir dari sebuah era sehingga saya harus memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai chairman setelah hampir selama 23 tahun yang menakjubkan dan tidak terlupakan, selain yang dihabiskan di perusahaan Enzo Ferrari pada 1970-an.”

Di Montezemolo mengawali kariernya di Ferrari pada 1973 sebagai assisten dari pendiri perusahaan, Enzo Ferrari, sebelum menjadi bos Scuderia setahun kemudian. Pada 1991, Di Montezemolo ditunjuk sebagai presiden Ferrari. Di bawah pimpinannya, tim ‘Kuda Jingkrak’ meraih sukses di akhir 1990-an lewat Michael Schumacher sebelum akhirnya mengumumkan mundur saat saham Ferrari segera turun ke lantai bursa efek New York, bulan depan.

“Ucapan terima kasih saya, pertama dan terutama kepada pekerja pria dan wanita dari pabrik, kantor, dan trek balapan dan pasar di seluruh dunia. Mereka adalah para arsitek yang sebenarnya dari pertumbuhan spektakuler yang dicetak perusahaan ini, kemenangan-kemenangan yang tidak terlupakan, dan transformasinya menjadi salah satu brand terkuat di dunia.”

“Perpisahan yang hangat dan ucapan banyak terima kasih kepada semua parter teknis dan komersial kami, dealer-dealer kami di seluruh dunia, dan terutama para klien dan kolektor yang memiliki gairah yang sama. Tapi juga kepada fans yang selalu mendukung kami dengan antusiasme hebat terutama di saat-saat tersulit yang dialami Scuderia.

“Ferrari adalah perusahaan yang paling luar biasa di dunia. Ini adalah sebuah kehormatan bisa menjadi pemimpin mereka. Saya mencurahkan segala antusiasme dan komitmen itu selama bertahun-tahun. Bersama dengan keluarga saya, itu dan selalu akan menjadi hal terpenting dalam hidup saya,” lanjut pria berusia 67 tahun ini.

“Saya berharap para pemegang saham, terutama Piero Ferrari yang selalu mendukung saya, dan setiap orang di perusahaan mendapatkan sukses di tahun-tahun mendatang yang pantas diperoleh Ferrari,” demikian dia.

(Andika Primasiwi, rtr/CN26)

Comments

comments