Foto: Getty Images

Lorenzo Merasa Beruntung Finish Kedua di Australia

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

PHILLIP ISLAND, suaramerdeka. com – Jorge Lorenzo gagal meraih hasil bagus dalam GP Australia setelah hanya menempati posisi kedua. Dia menilai, performa ban yang tak bagus membuatnya tak berhasil mengulang kesuksesannya menjuarai dua seri terakhir di Aragon dan Jepang. Selain itu, Lorenzo merasa beruntung meraih poidium kedua di GP Australia.

“Ini hasil yang luar biasa untuk Yamaha karena sudah lama sekali Yamaha tidak finis 1-2-3. Tapi secara pribadi aku sangat-sangat kecewa, karena Anda sudah berusaha keras untuk membuat setingan terbaik, dan semuanya tampak berjalan mulus. Namun, terkadang yang Anda dapat adalah ban-ban yang membawa bencana,” cetus Lorenzo dikutip Autosport.

Di awal lomba, Minggu (19/10), Lorenzo tampak sangat kompetitif dengan berada di barisan depan start, termasuk ketika Marc Marquez terjatuh dan ia berduel seru dengan Valentino Rossi. Sayang, Lorenzo pada akhirnya harus mengalah setelah terlibat aksi saling salip.

Kecepatannya Yamaha-nya sempat menurun cukup drastis, yang membuat Rossi melenggang juara dengan aman. Bahkan, Lorenzo juga sampai disusul Cal Crutchlow sebelum rider Ducati itu terjatuh di lap terakhir. Alhasil, Lorenzo beruntung juga bisa meraih podium kedua di balapan.

“Sisi kanan sempurna, dan aku bisa sering mengejar Vale. Tapi saat berada di kiri, parah sekali. Setiap lap semakin buruk dan lap terakhir adalah sebuah drama, bahwa saya bisa tetap ada di atas motor dengan gigi 5, gigi 6. Saya berusaha untuk bertahan, menyelesaikan lomba, dan saya sangat beruntung. Ini mungkin posisi kedua paling beruntung yang pernah saya dapatkan,” katanya.

Hasil yang “menguntungkan” buatnya itu membuat Lorenzo tetap berpeluang finis sebagai runner-up musim ini. Dengan dua seri tersisa ia saat ini hanya terpaut 8 poin dari Rossi yang berada di tempat kedua.

Terkait Yamaha, dengan Rossi, Lorenzo, dan Bradley Smith yang menduduki tempat ketiga, ini adalah kali pertama sejak 2008, pabrikan Jepang itu bisa menyapu bersih podium. Kala itu trio mereka yang naik podium bareng adalah Rossi, Lorenzo, dan Colin Edwards.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments