Foto: Getty Images

Lorenzo Akui Salah Ambil Keputusan di GP Valencia

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

VALENCIA, suaramerdeka.com – Jorge Lorenzo mengakui, jika dirinya sudah salah perkiraan dengan mengganti motornya dalam GP Valencia sebagai upaya untuk meraih posisi runner up. Alhasil, dia gagal finis dan menyerah kalah dari Valentino Rossi.

“Saya tidak punya kepercayaan diri dan saya tidak tahu jika tikungan selanjutnya memiliki lebih banyak air dibanding lap sebelumnya dan saya mengalami momen yang buruk serta nyaris terjatuh,” ucap Lorenzo mengawali pernyataannya seperti dilansir Crash.

Jelang balapan di Valencia, Minggu (9/11) malam WIB, Lorenzo tertinggal 12 poin dari Rossi dalam perebutan status runner up, sehingga wajib finis lebih dulu. Meski begitu, dia juga harus berharap The Doctor menuntaskan race dua atau tiga posisi di belakangnya.

Namun Lorenzo sudah dihadang masalah sejak awal. Selain karena cuma dapat posisi start keempat, sementara Rossi justru meraih pole position, kendala lain yang menghadang Lorenzo adalah insiden yang menimpanya tak lama setelah start.

“Saya lebih lambat dibanding pebalap lainnya dan mereka lebih percaya diri dalam kondisi seperti itu. Start saya tidak terlalu buruk dan saya punya posisi yang bagus untuk menyalip beberapa pebalap di tikungan pertama karena sepertinya ada tiga motor ingin melaju di sisi dalam, tapi akhirnya di saat terakhir Dani menuju sisi luar dan saya harus melewati kerb serta kehilangan kecepatan,” paparnya terkait insiden di awal lomba.

Saat hujan kedua turun di tengah lapangan, Lorenzo lansung memutuskan memgganti motor. Tapi keputusan itu ternyata tidak tepat karena hujan ternyata hanya turun sebentar dan lintasan pun langsung kering. Terlanjur mengganti motor dengan ban basah, Lorenzo justru dibuat kerepotan dan terus tercecer dari para pesaing.

“Prioritas saya adalah memenangi balapan dan saya tidak bisa melakukan itu jika saya tidak memainkan kartu terakhir yang saya punya (mengganti motor) dan pada saat itu hujannya lebih deras (dibanding yang pertama), itu basah, dan saya punya kesempatan memenangi balapan dan meraih banyak poin.”

Terkait keputusan mengganti motor, Lorenzo menyebut kalau itu merupakan upaya yang harus dia lakukan demi menghidupkan lagi peluang menyusul ke posisi depan dengan harapan hujan akan lama dan pilihannya tidak salah.

“Di sini, saya membutuhkan hujan yang lebih banyak dibanding saat di Aragon karena itu satu-satunya kesempatan saat Marquez sudah pergi. Saya mencoba menang untuk meraih posisi dua klasemen dan perjudian terakhir saya adalah berhenti dan mengganti motor. Jika saya bertahan di motor yang sama saya akan finis di posisi lima atau enam,” tandasnya.

(Andika Primasiwi, ds / CN26)

Comments

comments