Foto: Crash.net

Lorenzo Akui Kesal dengan Sikap Iannone

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

BARCELONA, suaramerdeka.com – Jorge Lorenzo mengaku, kesal dengan sikap Andrea Iannone usai menabraknya dan tak menunjukkan rasa bersalah sudah gagal finis di MotoGP Catalunya,  Minggu (5/6) malam.

“Saya tidak tahu apakah dia mengerem terlalu telat, atau malah tidak mengerem mengingat ada seseorang di depannya. Akhirnya saya merasakan dampak besar dan saya berbaring di tanah,” ujar Lorenzo dikutip Motorsport.

Dalam balapan itu, keduanya terjatuh di tikungan 10 saat tengah melahap putaran ke-17 setelah motor Iannone menabrak bagian belakang motor Lorenzo yang sedang menikung dan keduanya terjungkal. Sebelumnya, Iannone memang terlihat tak mampu mengurangi laju motor di waktu yang tepat sehingga masuk tikungan dengan kecepatan cukup tinggi.

Benturan itu membuat Lorenzo sempat khawatir akan mengalami cedera patah tulang pinggul atau selangka. Dalam tayangan, pebalap 29 tahun itu memang sempat terlempar dari motor dan terhempas ke tanah. “Pertama saya sempat takut mengalami patah pinggul atau tulang selangka, tapi setelah semenit saya paham itu cuma efek kejut dari benturan,” tambahnya.

Lorenzo sendiri tampak tak mengacuhkan Iannone yang bergegas mendekati dan mencoba berkomunikasi. Lorenzo mengaku kesal karena alih-alih meminta maaf, Iannone justru menanyakan kondisi motor. Di kesempatan lain, Iannone memang merasa Lorenzo mengalami masalah pada motor sehingga lajunya terlalu lambat.

“Anda bisa melakukan kesalahan, tapi Anda harus pergi dan mengatakan ‘maaf’ dan ‘itu kesalahan saya’. Alih-alih, dia malah bertanya pada saya ‘apa yang terjadi dengan motormu?’ Itu adalah hal terburuk bagi saya, dia tak mengatakan maaf dan tidak memahami bahwa itu adalah kesalahannya. Dia membuat terlalu banyak kesalahan yang membuat pebalap lain dalam bahaya,” tandasnya.

Kegagalan finis di Catalunya, Lorenzo harus turun ke posisi dua di klasemen kejuaraan dunia. Masih mengoleksi nilai 115, juara musim lalu itu kini dilewati Marc Marquez yang punya 10 angka lebih banyak.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments