Foto: Crash.net

Lorenzo Akui Buat Sejumlah Kesalahan di Misano

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

MISANO, suaramerdeka.com - Jorge Lorenzo mengakui, jika di MotoGP San Marino dirinya membuat sejumlah kesalahan, kendati tak sampai disesalinya. Kecelakaan Lorenzo di MotoGP San Marino bisa memengaruhi perebutan gelar juara dunia di akhir musim nanti.

“Mungkin saya harus lebih percaya pada apa yang dikatakan tim karena mereka mengetahui catatan waktu dan hal lainnya. Tapi sekarang sudah terlambat dan tidak ada gunanya mengeluhkan soal hal itu,” sahut Lorenzo seperti dilansir Crash.

Lorenzo menyebut kesalahan pertamanya adalah menunggu terlalu lama untuk mengganti ban slick setelah hujan selesai sehingga lintasan mengering. Meski sudah diinformasikan oleh timnya untuk mengganti ban, Lorenzo memilih untuk menunggu reaksi Valentino Rossi terkait kondisi tersebut.

Sebenarnya, Lorenzo bisa mempertahankan posisi terdepan yang dikuasai sejak pole position saat balapan dimulai. Saat hujan mulai turun, Lorenzo masuk pit lebih dulu dibanding Rossi saat mengganti ke ban slick.

“Kesalahan kedua adalah setelah masuk pit kedua. Itu sangat sulit untuk melakukan pemanasan, dan pebalap harus membiasakan diri lagi menggunakan ban slick. Saat (Scott) Redding melewati saya dengan sangat cepat, saya mulai kehilangan kesabaran karena saya merasa terlalu pelan dan harus melaju cepat lagi kalau tak mau pebalap lain mengejar.”

Saat masuk pit pertama, catatan waktu Lorenzo memang lebih baik dibanding saat memaksakan menggunakan ban basah. Namun Lorenzo membuat kecerobhan lain saat dia mengalami kecelakaan keras di tikungan 15.

“Di momen itulah saya tidak memerhatikan tikungan tersebut (tikungan 15) merupakan tikungan ke kiri setelah banyak tikungan ke kanan. Bahkan saat lintasan kering Anda harus berhati-hati. Saya tidak memerhatikan faktor tersebut dan saya masuk tikungan terlalu cepat saat ban belum panas. Itulah kesalahannya, karena jika saya lebih sabar maka posisi dua atau tiga akan bisa saya dapat,” paparnya.

Sama sekali gagal dapat poin membuat Lorenzo tertinggal makin jauh dari Rossi. Dengan ada enam balapan tersisa di sisa musim ini, keduanya kini terpaut 23 poin.

“Kami harus tetap positif, tak ada gunanya protes atau menyesali segala yang sudah terjadi. Saya membuat dua kesalahan, saya akan belajar dari kesalahan itu di masa depan. Sekarang (jaraknya) 23 poin, tapi di tahun ini kami pernah memangkas 29 poin dalam empat balapan,” tukas Lorenzo optimistis.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments