TIRTOMOYO: Atlet pelatnas NPC mengasah kemampuannya di kolam renang Tirtomoyo Jebres, beberapa waktu lalu. Mulai 2017, lokasi pelatnas dipindah ke kompleks Kopassus Kandangmenjangan. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Lokasi Pelatnas Renang NPC Bergeser

TIRTOMOYO: Atlet pelatnas NPC mengasah kemampuannya di kolam renang Tirtomoyo Jebres, beberapa waktu lalu. Mulai 2017, lokasi pelatnas dipindah ke kompleks Kopassus Kandangmenjangan. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

TIRTOMOYO: Atlet pelatnas NPC mengasah kemampuannya di kolam renang Tirtomoyo Jebres, beberapa waktu lalu. Mulai 2017, lokasi pelatnas dipindah ke kompleks Kopassus Kandangmenjangan. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Pelatnas renang National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, pindah tempat latihan. Sejak Januari 2017, para perenang difabel dari berbagai daerah tak lagi berlatih di kolam Tirtomoyo Jebres, namun bergeser ke kolam renang kompleks Grup II Kopassus Kandangmenjangan, Kartasura.

‘’Pada sore hari, kolam renang Tirtomoyo sudah terlalu padat penggunanya. Pagi juga tak jauh berbeda. Banyak klub-klub renang yang juga menggunakan venue itu, sehingga arena latihan anak-anak menyempit,’’ kata pelatih renang NPC, Dimin, Minggu (15/1).

Sembilan belas perenang dari berbagai daerah menjadi awak pelatnas tahap pertama, sebagai persiapan hadapi ASEAN Para Games (APG) IX/2017 di Malaysia, 17-23 September mendatang. Mereka berlatih sejak Juli silam di Tirtomoyo.

Namun pada pelatnas tahap kedua, jumlah atlet cabang olahraga air tersebut dipastikan bertambah. Menurut Dimin, 16 perenang muda lain bakal dipanggil untuk masuk training camp (TC) APG, sehingga total atlet renang yang disiapkan guna bersaing di Kuala Lumpur nanti memenuhi kuota 35 atlet.

Jadwal Latihan

Dimin yang tinggal di kawasan Mojosongo, Jebres itu menambahkan, jadwal berlatih di kolam renang Kopassus sudah ditetapkan. Para perenang NPC tersebut mendapatkan jadwal latihan pagi pada Selasa, Kamis dan Sabtu. Sementara untuk latihan sore hari, mereka bisa menggunakan kolam tersebut pada Senin hingga Jumat, mulai pukul 17.00.

‘’Pihak pengelola kolam di kompleks Kopassus tersebut juga telah siap. Pada awal pekan lalu tinggal membetulkan lampu kolam untuk sesi latihan hingga malam hari,’’ ungkap dia.

Para perenang yang ditempa dalam pelatnas tersebut berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Mereka antara lain dari Papua, Maluku, Kalimantan dan Sumatera, serta Jawa. Khusus dari lingkup Jateng terdapat dua atlet yang bergabung pada tahap pertama, dan tambahan tiga lain yang akan dipanggil pada tahap kedua.

‘’Mudah-mudahan pemanggilan atlet tahap kedua segera dilakukan, sehingga masih ada cukup waktu untuk menggembleng mereka sebelum bersaing di Malaysia, September mendatang,’’ tutur Dimin.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments