Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Lima Pesilat UPGRI ke Babak Dua Kejurnas Perisai Diri

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaraemerdeka.com – Universitas PGRI (UPGRI) Semarang menempatkan lima pesilatnya ke babak kedua di hari pertama Kejuraan Nasional Silat Perisai Diri Antar-Perguruan Tinggi Piala Presiden di Balairung UPGRI, Rabu (4/11). Mereka adalah Triska Larasati (kelas A putri), Silviana Herman (kelas B putri), Muhajir irgfansyah (kelas B putra), Sulistia (kelas B putri), dan Abdul Khamid (kelas A putra).

Sementara Undip, meloloskan empat pesilat yaitu Yuliati Putri (kelas A putri), Safira (kelas B putri), dan Moch Farid (kelas D putra). Pada hari pertama, masih mempertandingkan babak penyisihan di semua kelas laga dan nomor seni tunggal putra/putri. Kejuaraan dua tahunan itu mempertandingkan versi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Perisai Diri.

Untuk versi IPSI, untuk nomor laga baik putra/putri mempertandingkan kelas A hingga H dan untuk seni hanya seni tunggal. Adapun versi Perisai Diri digelar serang hindar (A dan B), berpasangan tangan kosong (A dan B), berpasangan senjata bebas, kerapian beregu teknik (kom dan asli), dan kerapian beregu senjata.

Pelatih silat UPGRI Fajar Muhammad mengatakan, dalam kejurnas itu menerjunkan 34 pesilat yang terdiri dari 22 putra dan 12 putri. ”Kami mengikuti semua kelas dan nomor yang diikuti baik versi IPSI maupun Perisai Diri. Kali ini, kami menargetkan juara umum dan meraih piala Presiden. Persiapan matang sudah dilakukan anak-anak selama enam bulan,” tutur Fajar di sela-sela pertandingan.

Faktor tuan rumah dinilainya sebagai keuntungan. Dengan dukungan mahasiswa akan mengangkat moral bertanding pesilatnya. Fajar menyebut ada beberapa kelas laga yang menjadi andalan seperti kelas C dan D putra serta kelas B dan C putri.

Sementara itu, Rektor UPGRI Semarang Muhdi menyambut baik diselenggarakannya kejurnas silat di kampusnya. Dia cukup optimistis Piala Presiden akan dibawa oleh pesilat perguaran tingginya. ”Semua pesilat sudah melakukan persiapan panjang,” tuturnya.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments