Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Lawan MPP, Sahabat Dituntut Cerdik

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Pemain Sahabat Wisma Sehati Semarang harus bermain cerdik menghadapi Merah Putih Predators (MPP) Jakarta pada ajang IndiHome WNBL Indonesia seri III di GOR Sritex Arena, Jumat (27/2). Jika berhasil menundukkan Hanum Fasya dkk, maka posisi Natasha Debby cs bakal semakin kokoh di zona empat besar.

”Pemain harus bisa membaca situasi pertandingan, serta jangan terlalu percaya diri karena telah menang cukup besar pada pertemuan pertama di Jakarta. MPP tentu sudah mempersiapkan diri,” kata pelatih Sahabat Xaverius Wiwid, Kamis (26/2).

Wiwid akan menurunkan skuad terbaik dengan materi Natasha Debby, Rohtriastari, Yuni Anggraeni, Nur Rahmawati, dan Sinta Ayu guna menghadapi tim asuhan Jacky Ignatius Hatta tersebut. Kelimanya dalam kondisi siap tempur.

Satu hal yang juga melegakannya adalah performa para pemain pelapis mulai membaik dibandingkan saat putaran kedua digelar di Surabaya, beberapa waktu lalu. Wiwid bakal mengandalkan fast break (serangan cepat) dalam duel melawan Predators. Kecepatan Yuni, Debby dan Rohtriastari menjadi tumpuannya.

Kalau menang atas MPP, maka hal tersebut akan membuat motivasi tim Kota Lumpia semakin mengapung ketika melakoni derby Jateng melawan tuan rumah Sritex Dragons Solo, Sabtu (28/2). Manajer Sahabat Semarang, Poa Seng Goeng menyebut performa awak timnya sekarang cukup bagus. ”Anak-anak dalam kondisi terbaik dan siap melakoni dua laga berat nanti,” tandas dia.

Sementara itu, tuan rumah Sritex Dragons Enduro Solo justru terpuruk. Sritex gagal memanfatkan dukungan ratusan penonton Kota Bengawan, serta akhirnya tumbah 44-79 dari Surabaya Fever, Kamis (26/2).

Tekad meraih poin penuh, sirna. Skuad asuhan Pek King Dhay tersebut justru tampil buruk. Bahkkan mayoritas perolehan angka tim wakil Solo itu berasal dari free throw atau lemparan bebas. Hasil tersebut membuat Sritex tertahan di posisi lima dengan tujuh angka.

(Ronald Seger, Krisnaji Satriawan, Setyo Wiyono/ CN26)

Comments

comments