Foto: Crash.net

Lakoni Balapan Sulit, Marquez Akui Tak Mau Ambil Risiko

Foto: Crash.net

Foto: Crash.net

BARCELONA, suaramerdeka.com - Marc Marquez mengakui jika dirinya tak mau mengambil risiko saat bertarung dengan Valentino Rossi di MotoGP Catalunya. Diakuinya, balapan di Catalunya berjalan sulit untuk dirinya.

“Itu adalah balapan yang sungguh sulit untuk saya. Karena saya tahu dengan temperatur tinggi, saya lebih kesulitan dan balapannya seperti itu,” kata Marquez dikutip Motorsport.

Dalam balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (5/6), rider Repsol Honda itu harus puas finis di posisi kedua, sekaligus mengakui keunggulan Rossi yang membesut Movistar Yamaha. Sejak lap ketujuh, Marquez sudah selalu ada di belakang Rossi.

Namun, pebalap 23 tahun itu bisa benar-benar mengejar di beberapa putaran terakhir. Sempat beberapa kali melewati Rossi, Marquez gagal mempertahankan posisi terdepan. Diakui Marquez, dirinya agak kesulitan dengan daya cengkeram ban depan. Dalam satu kesempatan juara dunia MotoGP dua kali itu tampak hendak terjatuh kendati akhirnya bisa mengamankan posisi.

“Di balapan saya kesulitan dengan ban depan, saya punya sejumlah momen yang menunjukkan itu. Dan pada akhirnya saya melaju dalam batas kemampuan. Saya sudah mencoba, tapi ketika saya juga melihat tanda ‘Lorenzo Out’ di dinding pit, mentalitas saya sedikit berubah.”

Marquez akhirnya memutuskan tak mau terlalu ambil risiko, mengingat tambahan 20 poin sudah cukup untuk melewati Jorge Lorenzo di klasemen. Lorenzo sendiri gagal finis setelah tertabrak Andrea Iannone.

“Tapi yang terpenting adalah kami menjalani pertarungan bagus dengan Valentino dan semua orang menikmatinya. Pertarungan ini adalah untuk Luis Salom (pebalap Moto2 yang meninggal di sesi latihan bebas),” tambahnya.

Dengan tambahan 20 poin, Marquez kini memimpin klasemen dengan nilai 125. Dia unggul 10 angka dari Lorenzo yang turun ke posisi dua.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments