Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

Kusmawati Juara Asian MTB 2016 di Filipina

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pembalap sepeda nasional yang bernaung di bawah bendera Polygon Factory Team, Kusmawati Yazid sukses meraih medali emas pada ajang Asian MTB Invitational Championship 2016 di Danao City, Cebu, Filipina,10-12 Juni. Atlet andalan Pelatda PON Jabar tersebut meraih jawara usai membukukan waktu 1 jam, 22 menit, 32 detik di nomor cross country olympic putri.

Pada balapan selama 4 lap dengan trek sepanjang 4 km itu, Kusma unggul atas rekannya sendiri, Nunung Sekarningsih dengan torehan waktu 1 jam, 28 menit, 39 detik. Sedangkan posisi ketiga diraih pembalap tuan rumah, Melissa Jane Jaroda dengan catatan waktu 1 jam 33 menit.

“Medali ini bisa saya jadikan motivasi untuk berprestasi di PON Jabar. Prestasi ini sungguh membanggakan karena trek di Filipina agak sulit, tapi beruntung bisa meraih emas,” kata Kusmawati pada acara Polygon Bikes Media Komunitas Gathering 2016 di Jakarta, Rabu (15/6).

Hasil menggembirakan juga terjadi di nomor cross country putra. Medali emas berhasil diboyong pembalap nasional asal Jatim, Zainal Fanani (1 jam, 17 menit,31 detik). Kemudian Bandi Sugito, pembalap Polygon Factory Team menempati posisi runner up (1 jam, 18 menit, 18 detik) dan peringkat ketiga disabet atletFilipina, Cesar Lapaza Jr setelah membukukan waktu 1 jam, 18 menit, 50 detik.

Kusmawati menuturkan, usai mengikuti kejuaraan di Filipina akan fokus menjalani training center untuk menyongsong PON Jabar 2016. Apalagi, sebelum mengikuti balapan di Filipina, dia sudah dua kali mengikuti kejuaraan yang sama di Karawang dan Bali pada Mei lalu. Hasilnya, pembalap kelahiran Pangandaran, 10 Agustus 1982 tersebut juga meraih podium pertama.

“Setelah Lebaran nantisaya akan mempersiapkan diri dan fokus ke PON,” terang peraih medali emasSEA Games 2013 Myanmar itu.

Dia menargetkan bisa meraih medali emas pada PON 2016 yang akan digelar pada September mendatang. Namun, dia butuh kerja keras karena banya pesaing berat diajang tersebut seperti Jatim, Riau dan DKI Jakarta.

“Karena lawan-lawan cukup berat, saya harus mempersiapkan diri secara serius. Tapi saya sudah punya modal berharga dari beberapa kali mengikuti kejuaaraan di Karawang, Bali dan Filipina. Mudah-mudahan bisa meraih emas,” ungkapnya.

(Arif M Iqbal/CN39/SM Network)

Comments

comments