LATIHAN: Atlet Jateng asal Solo, M Marsudin menyelesaikan jalur di papan boulder pada latihan di kompleks Stadion Manahan, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Kuartet Pemanjat Solo Turut Jadi Tumpuan Jateng

LATIHAN: Atlet Jateng asal Solo, M Marsudin menyelesaikan jalur di papan boulder pada latihan di kompleks Stadion Manahan, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Empat pemanjat Solo menjadi bagian tumpuan tim Jateng dalam perburuan medali emas PON XIX/2016. Kuartet atlet tersebut, Indah Wati, Sutrisno, M Marsudin dan Alfian M Fajri ditargetkan membawa pulang emas dari ajang multievent empat tahunan yang diselenggarakan di Jabar, 17-29 September mendatang itu.

”Keempatnya bakal turun di perorangan, tetapi mereka juga merangkap dalam persaingan dengan kontingen-kontingen lain di nomor-nomor tim,” kata pelatih tim panjat tebing Jateng, Triyanto Budi Santoso, Rabu (14/9).

Pria yang juga guru SMPN 1 Tangen Sragen tersebut menjelaskan, pada nomor perorangan Indah Wati dan Sutrisno diplot beradu ketangguhan di papan boulder putra dan putri. Lalu Marsudin bersaing di papan lead dan Alfian akan beradu kecepatan di papan speed.

Indah dan Alfian juga tampil di papan yang sama nomor tim. Sementara Marsudin dan Sutrisno turun di arena boulder. ”Atlet Sragen Harini dan pemanjat Karanganyar Susanti Arfiah yang masuk dalam kontingen Jateng, juga turun di nomor perorangan dan tim,” tutur Budi.

Mereka bersama atlet-atlet lain Jateng digembleng dalam pelatda di kawasan Kledung, perbatasan Temanggung dan Wonosobo, sejak pertengahan Agustus lalu. Sebelumnya, mereka menjalani pemusatan latihan di Semarang dan Purwokerto. Rabu (14/9) malam, rombongan meninggalkan markas terakhir pelatda tersebut untuk menuju daerah Cikole, Bandung yang merupakan venue panjat tebing PON.

”Kami ingin segera penyesuaian cuaca bagi para atlet, serta mencoba venue PON di Cikole. Maka rombongan langsung berangkat dari Kledung, tidak kembali lagi ke Semarang,” ujar Budi.

Terpisah, Ketua Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo Marjianto ”Ipunk” Bialangi Kasim menyatakan yakin atas kemampuan para pemanjat Kota Bengawan. ”Saat ini anak-anak dalam performa yang bagus. Mudah-mudahan mereka bisa mempersembahkan medali emas bagi Jateng dan membawa nama baik Solo,” kata Ipunk.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments