Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Kuartet Pebalap Pelatda Buru Podium di Kejurnas Motoprix

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Kuartet atlet pelatda balap motor Jateng bakal memburu podium pada Kejurnas Motoprix di Serang, Banten, Sabtu-Minggu (14-15/5). Mereka yang diproyeksikan untuk menghadapi PON Jabar 2016 yakni, Agus ”Iwan” Setiawan (Solo), Ardi Satya Sadarma (Purworejo), Irfan Ardiansyah (Kabupaten Semarang) dan M Ervin (Pekalongan), sekaligus memanfaatkan kejurnas seri II Region 2 tersebut sebagai ajang uji coba.

Iwan dan Ardi rencananya beradu kebut di kelas MP1 (150 cc tune up seeded) dan MP2 (125 cc tune up seeded). Sementara Irfan dan Ervin akan turun di kelas MP3 (125 cc tune up pemula) dan MP4 (110 cc tune up pemula). Sebagai persiapan, saat ini mereka intensif melakukan latihan dan menjajal setelan motor, bersama klubnya masing-masing.

”Kami targetkan mereka naik podium, entah di urutan pertama atau ketiga. Tapi memang tidak seluruhnya bisa menembus, karena ada pembalap yang masih dalam masa adaptasi,” kata manajer tim balap motor Jateng, Lilik Kusnandar saat singgah di Sekretariat KONI Surakarta, Selasa (11/5).

Pria asal Rembang yang kini juga menjabat Ketua Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Solo itu menambahkan, bidikan tiga besar terutama ditumpukan kepada Ardi dan Ervin. Sebab, performanya sedang meningkat. Sementara Iwan masih dalam penyesuaian dengan setelan mesin motornya, karena pembalap muda Kota Bengawan itu baru saja pindah klub.

”Biasanya Iwan menggunakan motor Yamaha, tetapi di klub barunya dia menggunakan pabrikan Suzuki. Hingga kini setelan mesin motornya belum sesuai dengan harapannya, meski sudah ada perkembangan lebih baik,” ujar Lilik.

Iwan mengaku belum menemukan setting mesin yang sesuai keinginannya. Kondisi itu membuat dia terseok-seok pada kejuaraan regional di Boyolali, awal April lalu. Pada Motoprix Seri I di Malang, pertengahan April lalu, dia juga belum bisa menembus papan atas, tetapi sudah bisa meraih tiket putaran final dari 43 pembalap yang mengikuti qualifying time trial (QTT).

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments