Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Kualifikasi PON, Jateng Masih Andalkan Ricky Yang

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pebiliar senior Ricky Yang masih menjadi andalan Jateng dalam babak kualifikasi PON XIXI pada Juni mendatang di Bandung. Atlet yang sempat dikabarkan pindah daerah itu, diharapkan mampu lolos dan akhirnya menyumbangan emas bagi provinsi ini.

Wakil Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jateng Buntat mengatakan, selain Ricky ada Yoni Rachmanto yang diharapkan bisa berbicara di pra-PON nanti. Diharapkan, Januari ini sudah bisa menggelar pemusatan latihan daerah bagi pemain yang diproyeksikan.

”Ricky dan Yoni kini tengah menjalani pemusatan latihan nasional. Keduanya tetap masuk dalam daftar pelatda dan perkembangan merela di pelatnas tetap kami pantau,” ujar Buntat, Rabu (7/1).

Untuk putri, lanjutnya, hanya mengandalkan Nur Sukmawati untuk babak kualifikasi. Saat ini, Jateng hanya memiliki Nur di sektor putri.

Hal ini tak lepas dari hengkangnya Amanda Rahayu ke Jabar sehingga dicoret dari pelatda. Buntat menyatakan, selain Amanda, POBSI Jateng jika mengeliminir Muhammad Zulfikri yang menyatakan pindah ke daerah yang sama dengan Amanda. Namu, hal tersebut tak menjadi masalah bagi daerah ini.

”Kami sudah melakukan regenerasi selama ini. Atlet yang mengisi pelatda, hasil penjaringan saat Porprov 2013 lalu dan beberapa kejuaraan,” ungkap dia.

Buntat optimis, meski tanpa Zulfikri dan Amanda, Jateng tetap bisa berprestasi di Jabar nanti. Bahkan bisa meningkatkan perolehan medali emas dibanding PON 2012 lalu. Saat PON Riau, Jateng meraih tiga emas, lima perak, dan tiga perunggu. Nomor yang dipertandingkan pada PON XIX nanti akan lebih banyak yakni 19 nomor.

Adapun di Riau sebanyak 12 nomor. Menurutnya, dengan ditambahnya nomor pertandingan akan membuka peluang menambah medali. ”Yang penting sekarang mempersiapkan pelatda babak kualifikasi semaksimal mungkin. Babak itu menjadi pijakan prestasi saat di PON sebenarnya,” tutur dia.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments