Foto: suaramerdeka.com / dok

Kroser Australia Manfaatkan Kejurnas Powertrack untuk Adaptasi

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Para pembalap asing akan memanfaatkan Kejurnas IRC Powertrack Indonesia Dirt Bike Championship 2016 untuk beradaptasi dengan iklim tropis sebelum turun di FIM Motocross World Championship (MXGP) 2017. Mulai tahun depan hingga setidaknya 2019, Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah Kejuaraan Dunia Motokros tersebut.

”Kondisi alam di sini berbeda dengan di negara mereka, sehingga bisa digunakan sebagai adaptasi sebelum turun di MXGP 2017,” ungkap A Judiarto, pemilik Lightning Production, promotor IRC Powertrack Indonesia Dirt Bike Championship, di Semarang, Jumat (3/6).

Beberapa kroser dari Australia akan kembali turun pada seri kedua IRC Powertrack, di Sirkuit Pranggan, Sumberejo, Batur, Banjarnegara, Sabtu-Minggu (4-5/6). Mereka adalah Aaron Tanti, serta Nick Sutherland, serta Joel Evans.

Judiarto mengungkapkan, kehadiran mereka menambah panas persaingan di trek yang dipenuhi para kroser papan atas Indonesia. ”Tentunya mereka tidak mau kalah dengan pembalap Indonesia. Ini yang pasti akan menambah panas persaingan, apalagi beberapa pembalap yang absen pada seri pertama kali ini akan hadir,” ungkap mantan pembalap Jateng itu.

Nick dan Joel telah tiba di Indonesia Selasa (31/5) lalu. Tak membuang waktu mereka kemudian berlatih di Sleman, sebelum singgah ke Semarang dan melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara. Adapun Aaron tidak bersiap khusus karena baru saja sembuh dari cedera engkel.

”Akhir pekan lalu, kami juga baru saja mengikuti Kejurnas Motokros di Australia, tapi Aaron absen karena masih cedera,” ungkap Joel.

Mengenai persaingan di Indonesia menurut Aaron akan ketat, meskipun masih kalah dibandingkan di negaranya. Di Australia terdapat sekitar 15 kroser yang sama-sama berpeluang juara.

Pada seri pertama di Sirkuit Tambakboyo, Ambarawa, Kabupaten Semarang, 7-8 Mei lalu, pembalap muda Indonesia Agi Agassi untuk sementara memimpin klasemen kelas MX2. Dalam dua race, ia mengumpulkan total poin 45, disusul Asep Lukman (41), Aaron Tanti (36), Andre Sondakh (35), serta Nick Sutherland (30).

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments