Foto: Krisnaji Satriawan

Kota Semarang Tambah Lima Emas Kejurprov Taekwondo

Foto: Krisnaji Satriawan

Foto: Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Dominasi Kota Semarang masih belum terpatahkan di hari kedua Kejuaraan Provinsi Taekwondo 2014 yang berlangsung di GOR Sahabat, Selasa (12/12). Ibu Kota Jateng meraih lima emas, satu perak, dan dua perunggu. Dengan hasil ini, kota ini masih memimpin perolehan medali dengan tujuh emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Adapun Banyumas menyodok ke peringkat kedua menggusur Solo setelah meraih tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu, sedangkan Solo hanya menambah satu emas, tiga perak, dan empat perunggu. Banyumas total mengumpulkan empat emas, dua perak, dan satu perunggu.

Adapun keseluruhan Solo mendapatkan dua emas, empat perak, dan lima perunggu. Kembali nomor poomsae menyumbangkan medali melalui beregu putra dan putri serta campuran. Dengan demikian, Kota Semarang menyapu bersih emas di nomor kerapian jurus tersebut.

Dua emas lainnya dipersembahkan Arie Pratama (kelas bawah 63 kg senior putra) dan Icha Husnitasari (kelas bawah 46 kg yunior putri).  Adapun perak dipersembahkan Christhoper Sony Alvianto (kelas bawah 54 kg putra), sedangan dua perunggu diraih melalui Luki Andarmawan (kelas atas 87 kg putra) dan Andre Alam (kelas bawah 68 kg yunior putra).

Ketua Bidang Prestasi TI Kota Semarang Andre Darwin menyatakan, lima emas sesuai dengan harapan. ”Sejatinya, kami berpeluang menambah emas melalui Christhoper Sony Alvianto. Sayang dia kurang beruntung dan kalah dari Unggul Pangestu (Sukoharjo),” tutur Andre.

Pada hari ketiga, Sabtu (13/12) ini, Kota Lumpia terbuka menambah emas melalui Aghniny Haque (kelas 46 kg), Nadia Anggrek (kelas 53 kg putri) dan David Sinaga (kelas 78 kg putra).

Jika berhasil menambah tiga kepingan tertinggi melalui tiga atlet tersebut, dipastikan Kota Lumpia keluar sebagai juara umum. ”Kami optimistis saja bisa juara umum. Tapi kami tak mau gegabah memastikan Aghniny, Anggrek, dan David bakal menyumbang emas,” tutur Andre.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments