Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Kontingan Tenis Meja Semarang Gagal Penuhi Target di Kejurprov

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Kontingen Tenis Meja Kota Semarang gagal memenuhi target memperbaiki peringkat pada Kejurprov Tenis Meja 2014 di GOR Jatidiri, Minggu (30/11). Bila tahun lalu mampu membawa pulang tiga emas, kali ini hanya satu emas, tujuh perak, empat perunggu.

Peringkat Semarang pun melorot drastis. Dari awalnya yang berada di peringkat ketiga, kali ini hanya mampu bertengger di posisi lima. Tuan rumah berada di bawah Kudus, Demak, Pati dan Temanggung. Predikat juara umum diraih Kudus dengan 12 emas.

Ketua Harian PTMSI KOta Semarang M Abdul Haris mengatakan, kegagalan Kota Lunpia dikarenakan faktor kelelahan. Banyak pemainnya yang tampil di dua kelompok umur dan semuanya maju hingga ke final. Karenanya, stamina agak kedodoran di partai puncak.

”Kami menempatkan wakil di final pada delapan nomor. Namun hanya satu yang berhasil meraih emas, sedangkan yang lain, harus puas di posisi kedua. Mereka kelelahan saat menghadapi partai final,” sambung M Abdul Haris usai laga.

Satu-satunya emas didapat dari nomor beregu pemula putra. Semarang yang diperkuat Ibat, Afrizal, Farid dan Nano berhasil menjadi yang terbaik usai mengalahkan tim kuat Kudus 3-0. Mereka tampil dominan dan tidak memberikan kesempatan lawan untuk membalas.

Adapun tujuh perak masing-masing diraih dari nomor, beregu pemula putri atas nama Rosa, Nia, Felia dan Alezia. Kemudian bereg kadet putri (Farah, Ira, Rosa dan Nia). Dari beregu yunior putra (Ridho, Iqbal, Gusti, Rifki dan Akbar).

Dari nomor beregu yunior putri (Yovia, Frida, Ania dan Farah). Tata, Putri, Yovia dan Frida juga mendapatkan perak dari nomor beregu remaja putri. Adapun Yovia dan Rossa masing-masing dari nomor tunggal yunior putri dan pemula putri.

Sementara perunggu dari beregu remaja putra atas nama Puguh, Afif, Ridho dan Dias. Kemudian Afrizal dari perorangan pemula putra. Ridho dari nomor perorangan yunior putra dan perorangan putri atas nama Kurnia. ”Setelah ini kami akan lakukan evaluasi. Hasil ini menjadi pembelajaran yang baik pada tenis meja Kota Semarang. Tahun depan, kami harus lebih baik,” tandas M Abdul Haris.

(Hendra Setiawan, Krisnaji Satriawan/ CN26)

andikaprima

Comments

comments