Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

KONI Jateng Dorong Penyelesaian Masalah Tim Gulat

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng mendorong penyelesaian masalah di tubuh tim gulat Pra-PON XIX Jateng. Induk organisasi itu menginginkan agar pegulat yang terbaiklah yang memperkuat provinsi ini di babak kualifikasi yang akan berlangsung di Kota Malang, 29 November hingga 7 Desember mendatang.

”Pada prinsipnya, KONI Jateng tak akan mengintervensi pada permasalahan ini. Hanya saja, kami tetap menyarankan agar ada seleksi untum mendapatkan atlet terbaik. Silakan bagaimana mekanisme yang dilakukan serta parameternya, kami tak bisa menentukan,” tutur Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Sudarsono, Kamis (29/10).

Sudarsono tidak menyatakan apakah pihaknya akan mengambil alih tim pelatda gulat Jateng. Dia berharap, permasalahan ini segera terselesaikan agar babak kualifikasi nanti bisa maksimal. Sebagai induk organisasi, KONI Jateng tidak bisa masuk lebih jauh pada permasalahan yang terjadi.

”Kami tidak dalam posisi mengambil alih tim gulat Jateng. Kami yakin semua pegulat tersebut pilihan dan mempunyai kemampuan. Tak ada yang lebih baik,” tandas Ketua Harian Pengprov WI Jateng itu. Sekali dia menegaskan, pihaknya hanya menyarankan untuk seleksi dan mendorong penyelesaian permasalahan.

Bagaimanapun juga, kata dia, kondusivitas tim sangat diperlukan untuk tampil di babak kualifikasi nanti. Sudarsono yakin, jika kedua pihak duduk bersama akan mendapatkan solusi yang terbaik bagi tim gulat Jateng. Seperti diketahui, pada pertengahan September lalu, Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng mengganti seluruh atlet pelatda.

Sebanyak 15 pegulat dicoret dari tim. Hal itu menjadikan pertanyaan dari pegulat. Mereka meminta untuk kembali masuk ke tim gulat Pra-PON XIX Jateng dan KONI Jateng mengambil alih pemusatan latihan.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments